Suami Nyaris Tusuk Istri

Polsek Bermani Ulu, kemarin Selasa (3,9) mengamankan RH (39) warga Desa Pal 100 Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR)

SILAMPARI ONLINE

BUR – Polsek Bermani Ulu, kemarin Selasa (3/9) mengamankan RH (39) warga Desa Pal 100 Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR). RH diduga melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya sendiri, bahkan nyaris menusuk sang istri dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Kapolres Rejang Lebong (RL) AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kapolsek Bermani Ulu Ipda Singgih Wirastho pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Bermani Ulu beserta sebilah pisah yang nyaris melukai istri pelaku. 

” Pelaku dan barang bukti sudah kita serahkan sore ini (kemarin, red) ke Unit PPA Satreskrim Polres Rejang Lebong. Selanjutnya kasus ini kita limpahkan ke polres penyidikannya,”terangnya.

Dari keterangan korban, kejadian berawal saat korban mendapatkan laporan dari kedua anak perempuan mereka Senin (2/9) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Dimana sang anak mengadu, kalau pelaku yang tidak lain adalah suami korban dan bapak dari anak mereka ketahuan sedang telponan dengan perempuan lain. Mendengar hal tersebut, korban langsung memarahi suami dan mempertanyakan apa yang diadukan anak mereka.

“Hal ini membuat pelaku dan korban akhirnya cekcok mulut. Bahkan menurut keterangan korban, pelaku sempat memelintir tangan kiri korban sembari menampar korban dibagian pipi. Selanjutnya pelaku mendorong korban yang disaksikan langsung kedua anak mereka,”jelas Kapolsek.

Tidak hanya melakukan penganiayaan, setelah mendorong korban, pelaku mencabut pisau dan mengarahkan ke perut korban. Untung saja, salah satu anak mereka spontan bereaksi merebut pisau tersebut dan lari keluar rumah sembari minta tolong dengan warga sekitar.

“Pasca kejadian, korban melaporkan kasus ini ke Polsek Bermani Ulu dan selanjutnya kita mengamankan pelaku beserta barang bukti. Untuk penyidikan kasus ini, sudah sepenuhnya kita serahkan kepada Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Rejang Lebong. Kita hanya melakukan pemeriksaan awal terhadap korban dan nantinya dilanjutkan penyidik Unit PPA,” terangnya.(HS-06)