Suami Tarik Istri Lalu Dipukuli Berkali-kali

SILAMPARI ONLINE,

MUARA LAKITAN-Sang Istri seyogyanya dikasiih dan disayangi, bukan dianiaya dengan cara dipukuli. Jika ada permasalahan rumah tangga sebaiknya, dicari jalan keluar terbaik tanpa menggunakan kekerasan. Hal ini tidak dilakukan Haeruman (40), warga Desa Marga Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.
Akibat memukul istrinya (Siti Aisyah, 37), Haerudin dijebloskan ke jeruji besi Mapolres Musi Rawas guna menjalani proses hukum, Minggu, 09 Februari 2020 sekira pukul 07.00 Wib di Blok A2 Desa. Marga Baru Desa Marga Baru Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas.
Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Humas mengatakan, telah terjadi dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Haeruman. Kejadian tersebut bermula pada saat itu korban sedang dirumah dan pelaku memarahi korban dengan alasan mau pergi ke pasar. Pada saat itu, anak korban yang masih kecil mau ikut lalu korban disuruh tinggal.
Kemudian pelaku tidak terima dan memaki korban dengan perkataan “Emang Dasar Kau Mau Melonte Dan Mencari Laki-laki lain diluar sana”. Lalu korban pun langsung ditarik pelaku kemudian dipukul 5 (lima) kali oleh pelaku hingga korban mengalami luka dan memar dibagian kepala, kaki, tangan dan mulut korban.
Sekira pukul 12.00 WIB, tersangka tanpa lakukan perlawanan berhasil ditangkap di rumahnya selanjutnya dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan tersangka menerangkan dan mengakui memang benar telah melakukan KDRT. “Tersangka akan dikenakan Pasal 44 Ayat (1) UURI No 23 tahun 2004,” pungkasnya. (Novi Ardianto)