oleh

Sulaiman; Penolakan Sebagai Pjs Kades Ketidaksenangan Oknum Tertentu Bukan Masyarakat

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Adanya penolakan terhadap penunjukkan Penjabat Sementara Kepala Desa (Pjs Kades) Mangan Jaya, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) oleh masyarakat dibantah oleh Sulaiman. Sebab, penolakan tersebut bukan murni dari masyarakat melainkan oknum tertentu.

“Saya minta agar oknum yang mengatasnamakan masyarakat Mangan Jaya tidak membuat fitnah dan mengadu dombakan warga untuk kepentingan pribadinya,”kata Sulaiman kepada Silampari Online, Selasa (1/6/2021).

Dikatakannya, kedatangan oknum warga yang mengatasnamakan masyarakat tersebut itu murni akal-akalan oknum Sekdes saja. Bahkan, perangkat desa dan BPD yang mendatangi Kantor Bupati tersebut disamping memang keluarganya. Maka sebagian besar perangkat desa ini ditipu karena diajak untuk menghadiri rapat bukan untuk menyampaikan penolakan Pjs Kades.

Kemudian, alasan yang disampaikan oleh oknum karena trauma itu hanya akal-akalan saja. Sebab, logikanya bila masyarakat sudah trauma dipimpin ia menjabat Pjs di Desa Mangan Jaya pada tahun 2016 lalu akibat banyak program Pemerintah gagal direalisasikan tentu program yang mana. Termasuk, banyak lahan sawah milik masyarakat yang di ia rampas tanpa ganti rug tentu ini perbuatan melawan hukum dan tentu masyarakat tidak akan tinggal diam.

Selain itu, program embung desa sama sekali tidak berfungsi untuk masyarakat melainkan digunakan pribadi berikut cetak persawahan yang seharusnya dibagikan ke masyarakat tapi kenyataannya hanya ia kuasai dan ada dugaan pungutan itu bisa dibuktikan secara hukum atau tidak.

“Semua alasan yang disampaikan oleh oknum Sekdes itu semua fitnah. Karena memang ini adalah langkah untuk menjegal saya sebagai Pjs Kades. Sebab, ini murni ketidaksenangannya terhadap saya karena ada kaitannya dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2016 yang lalu dan saat ini orang tuanya bertarung dengan adik saya,”paparnya.

Terlepas dari itu, bahwasanya dapat dipastikan pasca ia dilantik sebagai Pjs Kades maka kondisi di Desa Mangan Jaya tetap kondusif dan roda pemerintahan tetap berjalan normal. Termasuk, tidak ada masyarakat yang akan melakukan demo dan itu hanya mob gertakan saja. Bahkan, apabila ia melakukan kesalahan atau pelanggaran maka siap diproses secara hukum yang berlaku.

“Intinya fitnah ini tidak akan mengurung niat saya untuk menjalankan amanah sebagai Pjs Kades Mangan Jaya. Bahkan, ini adalah motivasi bagi saya untuk memberikan yang terbaik membangun Desa Mangan Jaya,”pungkasnya. (Kris)