Surian, Kontrak Politik Dengan Warga Bingin Rupit

Siap Kembangkan Ekonomi Kerakyatan

Silampari Online, 

Bacaan Lainnya

MURATARA-Calon Wakil Bupati Muratara, nomor urut 3, H Surian lakukan kampanye dialogis, di Desa Bingin Rupit, Kecamatam Rupit, Kabupaten Muratara. Dia beserta rombongan menyapa warga Desa Bingin Rupit, Senin (19/10) sekitar pukul 15.00 WIB, dan berjanji akan mengangkat potensi ekonomi kerakyatan.

Informasi dihimpun, sejumlah warga di Desa Bingin Rupit, menyambut kendatangan Calon Wakil Bupati Muratara, H Surian dengan pembacaan salawat. H Surian awalnya menyampaikan kata pembuka dengan mengenalkan diri ke masyarakat, mengenai profesi sekaligus asal usulnya.

“Saya diminta pak H Syarif menjadi wakilnya, khusus untuk mengelola dan mengangkat potensi ekonomi kerakyatan di Muratara. Karena saya besiknya memang sebagai pengusaha,” katanya, kemarin.

Dia mengaku banyak potensi industri kreatif di wilayah Muratara yang bisa dikembangkan. Pihaknya berharap, masyarakat Muratara khususnya di desa Bingin Rupit, bisa merestui mereka menjadi Bupati-Wakil Bupati 2020-2025. Sehingga bisa melanjutkan kebijakan dan program yang pro ke masyarakat.

“Untuk misi kita lanjutkan program yang lama, prioritas pembangunan infrastruktur dasar, beasiswa, pengiriman tahfiz quran, dan lainnya. Kami juga ada tiga kartu bantuan untuk masyarakat sebagai kontrak politik dengan masyarakat,” ucapnya.

Tiga kartu unggulan itu diantaranya, kartu Muratara pintar bantuan Rp500 ribu untuk anak pelajar SD dan SMP, kartu Petani sejahtera berupa bantuan bibit, pupuk dan alat berat dan terakhir kartu lansia tangguh bantuan untuk lansia Rp500 ribu/ orang.

“kami komitmen untuk membangun ekonomi kerakyatan di Muratara. Jika ada produk unggulan di Muratara, nanti bisa dipromosikan di Jakarta,” singkatnya.

Sementara itu, juru bicara tim keluarga H Bastarie Ibrahim mengungkapkan, hasil kinerja H Syarif Hidayat selama menjabat Bupati 2015-2020, dinilai sangat baik. Bahkan mayoritas 70 persen DPRD Muratara, dukung pencalonan H Syarif-Surian di Pilkada 2020.

“Hasil survei H Sayrif-Surian selalu di atas angka 50 persen, mayoritas DPRD mendukung dan di mana-mana pertahan jarang kalah, kalau mencalon lagi. Kecuali Bupatinya kanji dan moralnya bejat. Tapi karena H Syarif kinerjanya bagus dan amanah, 70 persen DPRD mendukung dia,” timpalnya.

Tokoh pemuda Muratara, Abdul Azis mengungkapkan, H Syarif Hidayat dikenal sebagai tokoh pemekaran Muratara, dengan kepribadian yang santun. Tidak tempramen dengan emosi meledak ledak, dan menyebarkan ujaran kebencian.

Selama di pimpin H Syarif Hidayat, banyak kemajuan pembangunan fisik maupun non fisik di kabupaten Muratara. “H Syarif Hidayat benar benar membangun daerah, tidak hanya pembangunan fisik tapi SDM juga. kita ada program beasiswa, santri tahfiz Quran, hingga pengembangan SDM komunitas SAD di Muratara,” jelasnya.

Dia mengatakan, pembangunan SDM ini tentunya akan bersampak sangat besar bagi kemajuan Muratara di kemudian hari. “mereka yang sudah menempuh pendidikan ini akan kembali menjadi SDM berkualitas dan membangun Muratara. Sangat jarang ada daerah yang mempunyai program seperti ini,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Muratara, M Ruslan mengungkapkan, seluruh ulama di Muratara setuju dengan program H Syarif Hidayat yang membiayai ratusan santri menjadi Tahfiz Quran di Muratara.

Mereka menyakini ada nilai nilai kebenaran dalam program itu. Jika ingin berbuat baik untuk Muratara, H Syarif sudah melakukannya terlebih dulu.

“janji memajukan daerah itu bukan dilakukan di masa politik, tapi lihat apa yang sudah mereka kerjakan selama ini. Peningkatan SDM, nilai religius, program pembangunan semua sudah berjalan tinggal kita lanjutkan,” tegasnya.

Dia menjamin kontrak politik antara warga Desa Bingin Rupit dengan Paslon H Syarif-Surian, akan berjalan dengan lancar. Jika ada kendala atau prigram itu tidak dipenuhi, “Saya pribadi M Ruslan yang bertanggungjawab menuntut itu langsung ke H Syarif-Surian,” tegasnya.

Menurutnya, program politik H Syarif-Surian tidak muluk muluk, bahkan mayoritas programnya sudah berjalan. “Memilih pemimpin itu tidak usah muluk muluk, cukup yang sederhana tapi pasti. Saya minta warga sepakat, dukung Syarif-Suryan, saya tanggungjawab kalau ada kontrak politik yang macet,” tutupnya.(rls)