Surono Diancam Pidana Denda Rp 8 Miliar, Ini Perbuatannya

Petugas Satnarkoba Polres Lubuklinggau meminta keterangan tersangka Surono Alias No (23), warga Jalan Mangga Rt. 01 No. 057 Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuklinggau, Minggu (12/9/2020). foto Satnarkoba Polres Lubukinggau for Silampari Online

SILAMPARI ONLINE, LUBUKLINGGAU-Petugas Satnarkoba Polres Lubuklinggau meringkus Surono Alias No (23), warga Jalan Mangga Rt. 01 No. 057 Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuklinggau.  Buruh ini diduga menyalahgunakan Narkoba jenis Sabu-sabu.

Tersangka ditangkap di rumah Jalan Mangga Rt. 01 No. 057 Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuk Linggau, Kamis, 10 September 2020 sekira pukul 00.10 wib.

Bacaan Lainnya

Dari penggeledahan, Polisi mendapatkan Barang Bukti (BB) 2 (dua) bungkus plastik klip berisikan kristal-kristal putih yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat keseluruhan 0.46 gram.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kasat Narkoba Iptu Sofyan Hadi mengatakan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap tersangka Surono, karena adanya informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering terjadi penyalahgunaan dan pengedaran gelap Narkotika jenis sabu.

Lalu, Polisi melakukan  penyelidikan. Setelah cukup bukti permulaan,  petugas Satnarkoba Polres Lubuklinggau menangkap lalu menggeledah tersangka Surono.

Dari tangan tersangka, sambung Kasat, Polisi mendapati  BB berupa 2 (dua) bungkus plastik klip berisikan kristal-kristal putih yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat keseluruhan 0.46 gram. “Sabu tersebut disimpan oleh tersangka dibawa kasur tempat tidur tersangka, setelah dilakukan intrograsi barang barang bukti Narkotika jenis shabu tersebut diperoleh oleh tersangka dari orang yang yang tidak tahu namanya ditempat loket / penjualan tiket travel mobil yang beralamat di Desa Kepala Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu,” jelas mantan Kapolsek Lubuklinggau Barat.

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polres Lubuk Linggau guna riksa lebih lanjut. Akibat tersangka tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli menjadi perantara jual beli dan memiliki, menguasai, menyimpan Narkotika Golongan I.  Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Tersangka diancam dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar,” tegasnya.  (Silampari Online)