Tak Kantongi E-KTP, Warga Tidak Bisa Masuk Daftar Pemilih

SILAMPARI ONLINE, MUSI RAWAS-Anggota Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan dan Parmas KPU Musi Rawas Syarifudin menegaskan, masyarakat di Bumi Serasan Sekantenan wajib mengantongi KTP elektronik (e-KTP) agar dapat menggunakan hak memilih dalam kontestasi Pilkada Mura 2020.

“Anak anak tidak miliki e-KTP tak bisa dimasukkan dalam daftar pemilih,” tegas Syarifudin, saat mengisi materi sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Musi Rawas, Selasa (8/9/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam pendataan pemilih, sambung dia, pihak Bawaslu Musi Rawas akan mengawasi secara ketat. Sehingga masyarakat yang masuk dalam daftar pemilih benar dan sesuai aturannya.”Jangan sampai terjadi eksodus, warga luar daerah bisa milih di Musi Rawas,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi eksodus, kata dia, pihaknya sudah memberikan himbauan ke PPK dan PPS supaya memperketat jangan sampai warga luar daerah bisa memilih. “Bagi warga Musi Rawas yang merantau dan miliki e ktp supaya pulang dan menggunakan hak suaranya,” ucapnya.

KPU Musi Rawas meminta bantuan kepada masyarakat mensosialisasikan Pilkada serentak untuk meraih target partisipasi 77,5 persen dari jumlah DPT. Jika dilihat dari Pileg 2019, partisipasi pemilih target 75 persen dan terealisasi 86,3 persen. Namun kata Syarifudin, Pilkada dan Pileg berbeda. Sebab, Pileg para kandidat getol mensosialisasikan supaya masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya.
” Pilkada tahun ini hanya bakal paslon dan dua kandidat yang berlaga. Jika dua paslon lolos adminitrasi faktual. Jika tms, kpu mura minta parpol mengganti calon tersebut,” jelasnya.

Masa kampanye Pilkada Mura selama 71 hari, juga cara menerapKan protokol covid. ” Pertemuan dibolehkan dengan peserta 50 orang. Jadi ada 50 orang dalam sekali pertemuan tatap muka dengan masyarakat,” terangnya. (Silampari Online)