*Taman Toga dan Kebun Agro Musi Banyuasin

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ISTIMEWA</div></small> Taman Toga dan Kebun Agro Wisata yang dibangun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rezeki Jaya Bersama, di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)

Jadi Tempat Tujuan Peserta Peda KTNA 2019

Silampari Online,

Muat Lebih

Kabupaten Musi Banyuasin akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada 24-28 Juni 2019 mendatang.

Heriyanto-Musi Banyuasin

Salah satu tempat yang akan menjadi tujuan peserta PEDA KTNA ini yakni Taman Toga dan Kebun Agro Wisata yang dibangun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rezeki Jaya Bersama, di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Menurut penjelasan Ketua DPRD Muba Abusari Burhan SH selaku Ketua KTNA Muba Taman Toga tersebut memang sangat menarik untuk dikunjungi peserta KTNA dimana didalamnya banyak dibangun patung-patung seperti harimau, gajah, gorilla, patung petani, rusa, ayam, tanaman obat-obatan, dan kayu-kayu langkah serta wahana bermain anak-anak.

“Selain itu di taman kita ini (Taman Toga Mangun Jaya) ada tanaman pasak bumi yang nantinya akan diberikan sebagai oleh-oleh untuk peserta Peda KTNA yang berkunjung,” tuturnya.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan kegiatan Peda KTNA ini merupakan wadah sebagai ajang silaturahmi tatap muka Para Kelompok Tani Se Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan di bumi Serasan Sekate untuk saling berbagi informasi maupun teknologi serta menampilkan keunggulan masing-masing daerah dengan harapan ini dapat menjadi pemacu semangat pembangunan pertanian dan nelayan daerah Sumsel saling berkolaborasi bersama sama sehingga seluruh potensi pertanian dan potensi yang ada didaerah masing masing dapat terus kita tingkatkan sehingga menjadi bagian untuk mensejahterakan masyarakat sumsel dan khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Semoga palaksanaan Peda KTNA Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Muba berjalan sukses dan lancar serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, tidak hanya rangkaian acara yang diprediksi bakal meriah saja yang bakal menyemarakkan Pelaksanaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 24- 28 Juni nanti.

Namun, persiapan yang matang juga terus digencarkan Pemkab dan warga Muba untuk menjamu peserta dari Kabupaten/Kota di Sumsel nantinya.

Menjadi tuan rumah yang baik dan sukses menjadi prioritas Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex, sejak Jumat (15/6/2019) lalu pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba melakukan kegiatan bersih-bersih untuk memaksimalkan penyambutan peserta dan tamu KTNA XIII nantinya.

“Bersih-bersih ini memang sudah menjadi agenda rutin DLH, terlebih kita sudah mendapatkan piala Adipura. Namun, untuk menyambut KTNA nantinya dimana Muba merupakan tuan rumah kami mengajak warga muba mari kita tunjukan kepada daerah lain bahwa warga Muba Cinta Akan Kebersihan selain itu kami petugas kebersihan lebih dimaksimalkan lagi hingga H+3 pelaksanaan KTNA nantinya,” ujar Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro SH MHum.

Lanjutnya, aktifitas bersih-bersih tersebut tidak hanya dilakukan oleh petugas kebersihan DLH Muba namun warga juga antuasias bergotong royong turut membantu bersih-bersih.

“Hari ini kita di pasar Talang Jawe, dan pedagang pun antusias ikut serta bersih-bersih untuk menyambut pelaksanaan KTNA nantinya,” ungkap Andi.

Selain Giat Bersih Kampung dan Lingkungan DLH Muba melakukan pemasangan lampu penerangan dan lampu hias di sudut-sudut Kota Sekayu. “Ya, ada penambahan lampu penerangan dan lampu hias juga, salah satunya di tugu masuk Kota Sekayu,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex menyebutkan euforia warga menyambut pelaksanaan KTNA XIII di Muba ini sangat tampak.

“Bisa kita lihat sendiri warga tergerak untuk ikut serta gotong-royong bersih-bersih di kota Sekayu,” jelasnya.

Dodi menambahkan, diminta pelaksanaan Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Muba agar menjadi Pelaksana Terbaik Se Indonesia. Dan walaupun ini event kelas provinsi namun rasanya harus nasional.

“Muba sudah ditetapkan jadi tuan rumah Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel, maka kita wajib dan harus berupaya semaksimal mungkin menjadi pelaksana terbaik, namun harus kita fahami dahulu terbaik dalam sisi apa, sehingga Para OPD yang dan panitia besar dapat melaksanakan dengan baik,” khususnya meberikan pelayanan kepada tamu tamu kehormatan kita dari seluruh daerah Se- Sumsel ujar Dodi Reza Alex .

Dikatakan Dodi Reza Alex bahwa perlu dipahami bahwa event Peda KTNA ini bukan hanya sehari saja namun akan berlangsung selama lima hari dan melibatkan peserta ribuan orang.

“Nantinya Kota Sekayu dan sekitarnya akan diramaikan para tamu tamu peserta KTNA XIII Jadi fokus kita bukan hanya saat pembukaan acara saja, tetapi wajib kita fokus seluruhnya mulai saat acara pembukaan, acara berlangsung, sampai acara penutupan harus menjadi perhatian kita bersama dan seluruhnya wajib dimaksimalkan,” tegasnya.

“Oleh karena itu pada event ini kita harus memberikan pelayanan terbaik dan konsisten kepada seluruh peserta Peda KTNA, baik itu mengenai akomodasi, kosumsi dan seluruh fasilitas fasilitas yang dipergunakan para tamu, sinergikan pelayanan bersama stakeholder terkait khusus Pihak PLN mengenai listrik jangan sampai padam saat berlangsungnya acara dari awal sampai alhir, PDAM kebutuhan air bersih bagi seluruh peserta terpenuhii begitu juga dengan Keamanan dan ketertiban koordinasi dengan baik bersama Kepolisian/ TNI satpol PP dan panitia serta LO harus standy sebagai penghubung informasi yang terintegrasi baik ke seluruh stakeholder terkait termasuk Tim Medis, maka harus ada Pusat Emergency Centernya,” Tapi Saya Yakin Muba Bisa melaksanakan itu Semua ayo Semangat kita berikan yang terbaik keseluruh tamu tamu kita,” imbaunya. (*)