Tanaman Jalur Hijau Mengering

KERING : Sebagian tanaman di jalur hijau Jalan Merdeka, Kelurahan Air Rambai, Curup kering akibat musim kemarau. Foto diambil Selasa (27/8/2019).


SILAMPARI ONLINE


REJANG LEBONG
-Musim kemarau berdampak pada taman jalur hijau. Terlihat di Kelurahan Air Rambai Curup Pusat, pohon dan rerumputannya banyak berwarna kecoklatan dan mengering. Tanaman berbunga juga banyak yang tampak layu.

“Memang sudah lama tak turun hujan, makanya banyak yang layu dan mengering tanamannya. Kita harap instansi terkait lebih rajin melakukan perawatan,dan penyiraman.Memang kemarin ada turun hujan Namun tidak begitu lebat,” ungkap Ujang warga Jalan Merdeka, Selasa (27/8).

Muat Lebih

Secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rejang Lebong, Darmansyah dikonfirmasi mengatakan musim kemarau ini mulai berdampak terhadap tumbuhan dan hasil pertanian, yang menyebabkan tanaman mengering. Seperti di taman jalur hijau karena itu pihaknya berencana akan mengganti sejumlah tanaman lebih tahan udara panas.

“Memang ada rencana penggantian tanaman dijalur hijau namun saat kita usahakan melakukan penyiraman setiap dua kali sehari, termasuk memberikan pupuk. Sehingga tanaman itu tidak mati.Kalau memang nantinya tanaman tersebut kering dan mati tentu penggantian tanaman akan segera dilakukan untuk memperindah taman jalur hijau,” papar Darmansyah.

Lebih lanjut Darmansyah menyatakan pada akhir Agustus ini sudah dua kali turun hujan, namun tidak begitu lebat. “Kita berharap kemarau ini tidak berkepanjangan sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap tanaman masyarakat serta kekeringan air sumur. Mudah-mudahan saja tidak berkepanjangan,soalnya sudah dua kali hujan akhir Agustus ini, kalau laporan kekeringan belum ada kami terima tapi untuk kebakaran memang sudah berapa kali terjadi di wilayah Rejang Lebong dan tentunya dinas terkait seperti BPBD dan Damkar sudah memberikan himbauan kepada masyarakat, terkait musibah apa saja kerap terjadi dimusim kemarau,” papar Darmansyah mengajak masyarakat Rejang Lebong untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. Mulai Subuh hingga pukul 09.00 pagi sehingga tidak terjadi penumpukan sampah seolah-olah tidak diangkut petugas kebersihan.(HS-06)