Tanamkan Investasi Perkebunan Sawit di Empat Lawang

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>RAPAT : </strong> Kegiatan rapat tim tekhnis dokumen Andal RPL-RKL yang diprakarsai PT Mitra Lawang Agro Utama di aula Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Rabu (23/1/2019).

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – PT Mitra Lawang Agro Utama, perusahaan perkebunan kelapa sawit, berencana menanamkan investasinya di Kabupaten Empat Lawang. 

Muat Lebih

Lokasi kegiatan rencananya akan dilaksanakan di wilayah tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Sikap Dalam, Kecamatan Ulu Musi dan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) dengan total luasan izin lokasi sebanyak 12.033 Hektar dan luasan rencana perkebunan 892 hektar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang, Munfazir Ghozali mengatakan, saat ini Kabupaten Empat Lawang sangat membutuhkan investor. Baik itu investor dari luar negeri maupun dalam negeri.

“Meski demikian, investor yang masuk harus mengikuti aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Munfazir saat membuka rapat tim tekhnis dokumen Andal Rencana Pengelolaan Lingkungan (RPL) – Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) yang diprakarsai PT Mitra Lawang Agro Utama yang digelar di aula Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Rabu (23/1).

Disampaikannya, pemantauan lingkungan yang dimaksud adalah berkaitan dengan dokumen Andal untuk mengetahui kesesuaian dan kelayakan dalam usaha. “Ini bertujuan agar kedepan tidak menimbulkan masalah saat perusahaan ini beroperasi dikemudian hari,” jelasnya.

Dikesempatan itu juga, Munfazir mengajak semua pihak bekerja secara profesional dan mematuhi peraturan agar dapat sesuatu yang terbaik untuk Kabupaten Empat Lawang.

“Pemerintah dari awal menyambut baik niat para investor untuk membangun usaha di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Ini sesuai dengan selogan Empat Lawang Madani, Makmur Aman Damai Agamis Nasionalis dan Indah,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan dari PT Mitra Lawang Agro Utama, Safid Mustofa menegaskan bersedia memenuhi tahap-tahapan dalam berinvestasi di Kabupaten Empat Lawang. “Ini kami lakukan, agar kedepannya kami tidak salah dan meminimalisir maslaah dalam menjalankan kegiatan usaha,” ujarnya.

Dalam bermitra ke semua pihak di Kabupaten Empat Lawang, pihaknya kata Safid siap menerima saran dan kritikan. “Karena kami ingin perusahaan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Empat Lawang,” imbuhnya. (HS-05)