oleh

Tangis Haru Warnai Pelepasan Siswa Siswi MTS AL Huda P1 Mardiharjo

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Masa pandemi Covid-19 tidak mengurangi sekolah, siswa dan orangtua untuk merayakan kegembiraan dalam pengumuman kelulusan.

Perayaan kegembiraan ini salah satunya juga dilaksanakan Sekolah Madrasah Tsanawiyah(MTS) Al Huda P1 Mardiharjo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang menggelar acara pelepasan siswa siswi Kelas IX, Kamis (27/5/2021).

Dari pantauan Silampari Online, Acara pelepasan yang dilaksanakan di halaman sekolah dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat tersebut, diisi dengan penampilan siswa siswi diantaranya Hafalan surat Al Qur’an jus 30, Pidato Bahas Inggris, Pidato Bahasa Arab dan tari kreasi.

Sebanyak 31 siswa dan siswi mengikuti acara pelepasan dengan penuh suka cita, tangis haru mewarnai kegiatan pelepasan tersebut saat para siswa siswi yang di wisuda melakukan sungkeman kepada orang tua/wali muridnya masing-masing.

Kepala Sekolah MTS AL Huda Hj Sukini dalam sambutannya berpesan supaya siswa siswi yang baru saja di wisuda agar tidak cepat puas dengan segala pencapaian yang di raih saat ini, harus selalu merasa kurang akan ilmu.

“Menuntut ilmu itu tidak ada batasnya, dari kita lahir sampai kita meninggal,”kata Sukini.

Diakuinya, merasa bangga atas pencapaian dan prestasi anak-anak kelas IX yang telah sukses menjalankan studinya dan telah menyelesaikan sebagian dari perjalanan hidup dengan pencapaian besar dan kenangan yang indah.

“Semoga ilmu yang didapat di MTS AL Huda Mardiharjo dapat bermanfaat serta dapat menjadi bekal melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,”harapnya.

Ia menambahkan, walaupun telah resmi lulus, Sekolah MTS AL Huda akan tetap menjadi rumah dan selalu terbuka untuk semuanya.

Sementara itu Suyadi, mewakili orang tua dan wali murid mengaku sangat berterimakasih atas jasa kerja keras guru MTS AL Huda dalam mendidik putra dan putri mereka. Sehingga, budi baik bapak dan ibu sekalian tidak bisa terbalas dengan materi, menakalan dan kemalasan anak didik kami yang terkadang membuat Bapak/Ibu mengeluh kami mohonkan maaf sebesar-besarnya.

“Mohon ridailah putra putri kami, doakan mereka untuk mendapatkan masa depan yang luar biasa baik, Amiin,”pungkasnya. (Musyanto)