Tapal Batas Lahat-Empat Lawang Belum Tuntas

Silampari Online

EMPAT LAWANG- Rupanya persoalan batas wilayah antara Kabupaten Empat Lawang dan Lahat belum kunjung selesai. Hingga kemarin (19/11) belum ada titik terang masalah tersebut meski telah difasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Muat Lebih

Kabag Tapem Setda Empat Lawang, Muzakar melalui Kasubag Tata Praja dan Perkotaan, Pranata Negara kepada wartawan mengatakan sewaktu tim dari Kemendagri datang ke Empat Lawang, baru sebatas tahap awal belum melakukan survei ke lokasi.

“Sampai sekarang baru tahap awal saja menegaskan garis batas antar Lahat dan Empat Lawang nanti akan diputuskan Kemendagri,” ungkap Pranata di ruang kerjanya, Selasa (19/11).

Memang, Pranata menyebutkan berdasarkan Permendagri Nomor 76 tahun 2012 apabila Pemprov tidak bisa memfasilitasi persoalan batas wilayah antar kabupaten, atau tidak ada titik temu maka Presiden melalui Kemendagri akan memfasilitasinya.
“Pada rapat di kantor Pekerjaan Umum (PU) lalu Kabupaten Lahat keberatan dengan garis tarik dari Empat Lawang, sebab dalam garis tarik itu ada di desa yakni Desa Purnama Sari dan Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat,” jelasnya.

Alasan dari pihak Kabupaten Lahat, kata dia, pemukiman penduduk, kantor Desa dan Balai Desa, hanya saja apabila dua desa tersebut bersedia termasuk dalam Kabupaten Empat Lawang.
“Hanya saja warga dua desa tersebut tidak mau masuk Kabupaten Empat Lawang tetap dalam Wilayah Kabupaten Lahat,” katanya.
Sehingga ditambahkan Pranata, nanti akan diadakan kembali pertemuan di Kemendagri, sebab pertemuan pernah diadakan di Empat Lawang baru tahap awal. Setelah dibahas nanti Kemendagri akan menentukan batas wilayah antar Lahat dan Empat Lawang yang real.
“Tinggal satu lagi batas wilayah belum clear. Kalau batas antar Empat Lawang dan Lahat sudah ditetapkan Kemedagri maka tidak ada kendala lagi soal batas wilayah kabupaten,” terangnya.