Tata Ulang Aset Kebersihan

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>ALAT :</strong> Salah satu unit alat berat yang dipunyai DLH Kabupaten Empat Lawang, Jum'at (18/1/2019).

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Keberadaan aset dan petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang, kembali ditata dan ditertibkan.

Muat Lebih

Setidaknya mulai awal Januari 2019, kegiatan tersebut berlangsung dan diharapkan dapat dimaksimalkan fungsinya kedepan.

“Kami sedang fokus menata petugas kebersihan dan aset yang dimilki. Terutama aset, kami berharap keberadaan barang-barang milik negara tersebut dapat benar-benar tahu keberdaannya, tidak hanya dalam catatan, tapi ada fisiknya,” ungkap Kepala DLH Kabupaten Empat Lawang, Munfazir Ghozali melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan, Arta Ujang saat dibincangi Harian Silampari, di ruang tugasnya, Jum’at (18/1).

Sejauh ini sebut Arta, pihaknya sudah berhasil menghimpun keberadaan alat berat yang dipunyai DLH Kabupaten Empat Lawang. Dalam waktu dekat, sejumlah pick-up dan kendaraan operasional lain, dapat segera dikumpulkan kembali dan ditata ulang. 

“Ada tiga alat berat yang kita punyai dan sudah jelas keberadaannya. Dalam waktu dekat akan kita cek kondisinya, apakah dalam kondisi fit atau sebaliknya,” jelasnya.

Ketiga alat  berat tersebut sebut Arta, akan di-standby-kan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Jalan Poros Tebing Tinggi – Pendopo, Desa Lubuk Gelanggang Kecamatan Tebing Tinggi, untuk merapikan tumpukan sampah di TPA itu. “Namun, juga dapat dipergunakan untuk kepentingan lain di luar kegiatan pengelolaan sampah di TPA,” cetusnya.

Seperti, lanjut Arta, untuk kepentingan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang di luar instansi pengelolah dalam hal ini DLH Kabupaten Empat Lawang. Namun tetap merujuk pada aturan yang ada, jika instansi di luar DLH Kabupaten Empat Lawang ingin mempergunakan.

“Bahkan bisa kita sewakan, asal pihak penyewa dapat memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Sebab saat ini sudah ada Perda-nya yang mengatur itu. Hasil sewanya tentu saja disetor ke Kasda Empat Lawang, sebagai pendapatan asli daerah,” katanya.

Dia mengakui, saat ini sejumlah aset yang dikelolah DLH Kabupaten Empat Lawang, belum sepenuhnya diketahui keberadaanya. Seperti mobil pick up, setahu pihaknya DLH Kabupaten Empat Lawang memilki aset tersebut bebarapa unit. 

“Makanya, mulai awal tahun kita eksen rapikan itu, agar kedepan dapat dimaksimalkan fungsinya,” pungkasnya. (HS-05)