Telusuri Warga di Prabumulih Positif Covid 19

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH

SILAMPARI ONLINE,

Terkait adanya warga Prabumulih positif virus corona atau Covid 19, Dinas Kesehatan (Dinkes) masih menelusurinya. Karena, sejauh ini Dinkes belum menerima tembusan dari Dinkes Provinsi terkait warganya terpapar Covid 19.

Bacaan Lainnya

“Baru informasi-informasi kita terima, belum ada surat resmi. Sejauh ini, masih kita telusuri identitas warga tersebut. Kita terus melakukan komunikasi dengan Dinkes Provinsi dan juga RSMH,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH dikonfirmasi, kemarin (29/3).

Sambungnya, jika itu benar jelas akan menurunkan tim ke keluarga terdekat pasien positif, untuk melakukan rapid tes. “Rapid tes ini, bukan menentukan terpapar atau tidak. Tetapi, lebih pada kekebalan tubuh yang terjangkit atau terpapar. Jika positif, artinya kekebalan tubuh baik. Dan, sebaliknya jika negatif patut hati-hati kekebalan tubuhnya,” akunya.

Ungkapnya, Covid 19 ini rentan menyerang lanjut usia (Lansia). Karena, kekebalan tubuhnya rendah. Sementara itu, dibawahnya relatif kuat.

“Pemeriksaan rapid tes, kita prioritaskan pada yang lansia. Karena, rentan dan rawan,” sebutnya.

Masih kata dia, sejauh ini tidak ada permintaan tim medis ke Jakarta untuk membantu penanganan Covid 19. “Belum ada sementara ini, permintaan bantuan tim medis berangkat ke Jakarta,” tukasnya.

Sebelumnya, tadinya jumlah warga dari zona merah hanya 22 orang belakang sudah bertambah menjadi 30 orang.

Sebanyak 30 orang dari kategori Pelaku Perjalanan dari Daerah Terjangkit Virus Corona (P2DT) diawasi Dinas Kesehatan (Dinkes), sebagai langkah preventif pandemic.  Tedjo menerangkan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pantauan (PDP) di Kota Nanas ini terus bertambah. “Sebanyak 27 ODP, 8 selesai dan 19 masih dipantau. Sementara itu, PDP 2 orang dan, P2DT sebanyak 30 orang,” jelasnya kepada awak media.

Sambung Plt Direktur RSUD ini, jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan pandemic Covid 19 ini.

“Untuk penanganan Covid 19, RSUD sendiri menyiapkan 8 ruangan di asrama. Begitu juga, tenaga medisnya sudah disiapkan. Demikian pula, Alat Pelindung Diri (APD) jika ada kasus nantinya. Termasuk juga, sterilisasi sejumlah kantor dengan penyemprotan disinpektan,” terangnya.

Akunya, posko Covid 19 juga telah didirikan untuk pengawasan di tiga lokasi berbeda terkait pandemicnya. “Petugas juga sudah kita Siagakan, untuk memberikan informasi terkait Covid 19 dan pengawasan masuk. Berada di Desa Pangkul, Simpang Tugu Tani Tanjung Raman, dan Simpang Tugu Nanas Patih Galung,” pungkasnya.

 

SUMBER : Prabumulih Pos