Tembok Penahan Sungai Musi Ambruk

Silampari Online

EMPAT LAWANG – Tembok Penahan Sungai Musi di Tanjung Beringin Lama, Kelurahan Pasar Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, ambruk sepanjang 4 meter, Kamis (21/11).

Muat Lebih

Amburknya tembok tersebut, diakibatkan hujan deras yang mengguyur Tebing Tinggi dan sekitarnya.

Salah seorang warga Tanjung Beringin, Asnawi mengatakan, tembok tersebut pernah roboh sekitar tahun 2012 yang lalu, namun dibangun kembali.

“Sekarang roboh lagi. Tidak ada pondasinya ini nempel saja, asak jadi saja orang yang kerjakan bangunan ini,” tudingnya.

Dijelaskannya, pada saat roboh pada 2012 yang lalu, tembok tersebut dibangun tiga tingkat. “Pertama yang roboh tingkat satunya, nah terus semalam tingkat duanya yang roboh. Ini kalau tidak cepat tidak diperbaiki roboh lagi temboknya , sebab sudah retak semua, sisip sedikit yang tingkat satu itu roboh juga,” jelasnya.

Warga lainnya Puyi mengungkapkan, jika tembok tersebut tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan roboh lebih parah lagi. Sebab bangunan tersebut hanya nempel saja dan tidak ada pondasinya.

“Adonan semennya terlalu muda, asal bangun saja,” ujarnya.

Sementara itu Lurah Pasar Tebing Tinggi, Yuliyansah mengungkapkan kalau dirinya sudah mengetahui tembok penahan sungai Musi di Tanjung Beringin Lama yang roboh tersebut, setelah ada laporan masyarakat.

“Ya kita sudah tahu ada warga kita yang melapor, katanya tembok penahan sungai Musi di Tanjung Beringin itu roboh. Ini akan segera kita laporkan ke Dinas PU, dan kepada warga di Tanjung Beringin Lama, harus berhati-hati karena sekarang lagi musim hujan,” pungkasnya. (HS-05)

AMBRUK : Salah seorang warga tunjukan tembok penahan Sungai Musi yang ambruk, Kamis (21/11). Foto ; Istimewa.