Terapkan Sistem Belajar Secara Kombinasi

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-SD Mardiharjo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas, saat ini sedang melaksanakan Sistem Belajar Mengajar secara Kombinasi untuk Peserta Didik Baru maupun kelas tingkat atas ditahun ajaran 2020/2021.

Bacaan Lainnya

Sistem Belajar Mengajar ini dilakukan oleh Siswa Siswi baru maupun kelas atas, selama kurang lebih 3 minggu terhitung mulai tanggal 13 Juli 2020, Sistem Belajar Mengajar secara Kombinasi ini dilakukan dengan menerapkan sistem Daring, Luring, dan/atau anak-anak bisa datang kesekolahan untuk mengambilkan tugas dan di berikan waktu selama 5 menit bagi siswa dalam pengambilan tugas. Jumat(7/8/2020).

Kepala SD Mardiharjo, Sarwidi ketika diwawancarai Silampari Online mengatakan jadi memang pihak sekolah berinisiatif untuk menerapkan Sistem Belajar Mengajar secara Kombinasi, guna untuk mencegah kebosanan anak-anak belajar di rumah, dan pihak Sekolah juga bersepakat untuk anak yang belajar secara luring dalam satu kelasnya berjumlah 5 orang untuk pengarahan dan pengambilan tugas yang akan di kerjakan dirumah. Pihak sekolah juga tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam sistem belajar mengajar secara Kombinasi ini.

Lanjut Sarwidi, dengan sistem belajar mengajar secara Kombinasi ini, itu banyak sekali dampak Negatif dan Positifnya, misalkan dampak Negatifnya yaitu terlalu banyak kendala dalam menerapkan sistem belajar mengajar secara daring dan sedangkan sisi Positifnya yaitu dari yang tidak mengerti aiti dan teknologi itu sekarang jadi bisa dan paham.

Sarwidi menjelaskan, jika tidak dilakukan sistem belajar mengajar secara Kombinasi ini, pihak sekolah mengalami kendala untuk belajar mengajar secara Daring, yaitu terutama terkendala pada sinyal, dan Hp karena tidak semua siswa atau wali murid memiliki Hp android.

Sarwidi dan pihak sekolah berharap, semoga sekolahan secepatnya bisa dibuka dengan normal seperti biasanya, supaya sistem belajar mengajar bisa optimal dan kondusif seperti biasanya. (Vivin/Jurnalis Silampari Online)