Terduga Oknum Pengamen Terlibat Bunuh Ipung

tersangka Siska (Baju merah) saat hendak dilakukan konfrensi pers

SILAMPARI ONLINE


LUBUKLINGGAU
– Dua orang pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan Ipung, pemilik Ipung Salon Hair and Beauty Salon di Jl Yos Sudarso, No 70, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I lalu, saat ini terus dicari dan dikejar anggota Polres Lubuklinggau. 

Muat Lebih

Dalam kasus pembunuhan tersebut, satu pelaku telah diringkus yakni Aprianto alias Wahab alias Siska (39) yang merupakan otak pelaku. Dua orang pelaku lagi yakni RE dan DE kini buron. 

“Sekarang masih proses lidik yang dua orang itu. Sekarang masah proses lidik, mencari pengejaran yang dua orang itu. Tapi kan identitasnya sudah kita dapatkan, lambat laun nanti pasti akan dapat dua orang itu,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono kepada Harian Silampari, Senin (2/9).

Pihaknya menyebutkan, kedua orang pelaku yang diburu tersebut merupakan rekan dari Siska dan informasinya merupakan pengamen. Sedangkan untuk asal usul obat bius yang dipakai untuk membekap mulut korban Ipung, pihak Polres belum mengetahuinya dari mana.

“Belum. Karena kan yang tersangkanya belum dapat. Siska sendiri kita tanya tidak tahu,” jelasnya.

Seperti diketehaui korban Ipung pemilik salon Ipung Hair and Beauty Salon ditemukan tewas mengenaskan, Jumat (23/8). Korban tewas dengan delapan luka tusukan dan satu luka dikepala akibat benda tumpul atau menggunakan batu.

Sementara itu Dwi juga menambahkan selama sembilan bulan dirinya menjabat Kapolres Lubuklinggau, terdapat lima kasus pembunuhan yang terjadi. “Ada lima kasus pembunuhan dan enam kasus yang sudah bisa kita ungkap. Termasuk ada dulu kasus pembunuhan yang tiga tahun yang lalu, sekarang ini bisa terungkap,” ungkapnya. 

Dwi juga mengakui, dirinya masih memiliki “hutang” dalam mengungkap satu kasus pembunuhan dokter gigi yang hingga sekarang belum terungkap. “Masih ada yang dokter itu belum terungkap sampai sekarang. Dokter gigi,” pungkasnya.(HS-01)