Terlibat 47 Kasus Pencurian, Komplotan Pencuri Didor

SILAMPARI ONLINE

Lubuklingggau- Dua dari sembilan orang kawanan pencuri yang sejak 2014 melakukan aksi Pencuri di Puluhan tempat di kota Lubuklinggau, Kembali berhasil di tangkap anggota Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau.

Bacaan Lainnya

Pangki alias To Warga Jalan Batu Nisan Rt. 02 Kelurahan Taba Jemekeh Kecamata Lubuklinggau Timur I , kota Lubuklinggau dan Romadoni alias Don warga Jalan Poros Rt. 09 Kelurahan Muara Enim Kecamata Lubuklinggau Barat I, kota Lubuklinggau di tangkap oleh anggota kepolisian karena terlibat kasus pencurian sejak tahun 2014 hingga 2020 di kota Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklingggau AKBP Mustofa mengatakan dari keterangan kedua pelaku, di ketahui keduanya telah terlibat kasus pencurian di 47 Kasus dari laporan kepolisiaan yang diterima dan saat hendak di tangkap kedua pelaku melakukan perlawanan dengan cara hendak menikam pihak kepolisian, oleh sebab itu kedua pelaku di berikan tindakan tegas dan terukur.

” Tersangka di tangkap di Kelurahan Taba Lestari Kec. Lubuklinggau Timur I, kota Lubuklinggau, pada saat hendak dilakukan penangkapan kedua tersangka melakukan perlawanan dengan cara hendak menikam petugas dengan menggunakan pisau, guna melumpuhkan tersangka petugas melakukan tembakan tegas terukur kepada kedua tersangka”

Saat melancarkan aksinya kedua pelaku sering melancarkan aksinya bersama 7 orang pelaku lainya, dimana 4 rekannya telah terlebih dahulu tertangkap yaitu ,Dika, Gunawan alias Alek, Kaduna Alias Keng, dan Budi, Sementara Tiga orang pelaku masih lainya masih Dalam pengejar.

“Jumlah Pelaku ada 9 orang dimana 4 orang pelaku beberapa waktu yang lalu telah di tangkap dan dua orang yaitu To dan Don juga sudah berhasil di tangkap, sedangkan 3 pelaku lainya yaitu berinisial HIM,WIR dan KM masih DPO” Ujar Humas polres Lubuklingggau.

Lebih lanjut dalam modus operandinya komplotan pelaku pencurian spesialis bongkar rumah ini selalu melakukan survey terhadap rumah targetnya, dan saat melakukan aksi tersangka akan makan dan buang air besar drumah korban tanpa disiram baik di kamar mandi maupun ditengah rumah korbannya.

“Hasil introgasi terhadap tersangka dan keduanya juga dimintakan menunjukan TKP mana saja di kota lubuk linggau, Hasil dari 124 TKP sejak 2004 sampai dengan 2019, kedua pelaku mengakui 47 TKP” tutup Release.

Dari tanggan para pelaku pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti Handphone,Sepedah motor dan Satu buah mobil yang di gunakan untuk melancarkan aksi pencurianya dan sejumlah barang bukti lainya.

Penulis : Nofi Ardiyanto
Editor : Agus H.