Ternyata Motif Pembunuhan Erwin Murni Perampokan

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU-Semula diprediksi motif pengeroyokan hingga menewaskan Erwin Kusuma Jaya, warga Kelurahan Kayu Ara bermotif cinta sigitiga. Namun, setelah proses pengembangan penyidikan dan penangkapan dua daftar pencarian orang (DPO) I dan K ditangkap, Minggu (22/9/2019) di Wisma Pesanggrahan, ternyata bermodus perampokan. Sebelumnya, tersangka H sudah diamankan lebih dulu.

Muat Lebih

“Motifnya perampokan dengan pasal 365 KUHP, pidana 20 tahun penjara,” tegas Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono saat konfrensi pers di Mapolres Lubuklinggau, Senin (23/9).

Dijelaskan Kapolres AKBP Dwi Hartono, perbuatan dilakukan ketiga tersangka H, I dan K, berawal I menghubungi korban Erwin Kusuma Jaya dengan maksud jahat yakni niat mengambil motor dan hand phone korban. Alhasil, pancingan I kepada Korban berhasil. Korbanpun datang memenuhi panggilan I. Yang sebelumnya 2 tersangka H dan K sudah ada di lokasi kejadian.

“Korban melawan saat diminta motor dan Hpnya, sehingga K menusuk korban mengenai ulu hati, sedangkan H ikut memukul,” jelasnya.

Untuk diketahui, tersangka K merupakan Residivis kasus penganiayaan yang pernah menjalani hukuman dan juga diduga terlibat kasus curanmor.

“Saya tegaskan lagi, tersangka I dan korban tidak ada hubungan pacaran. Modusoperandi ini baru terjadi,” ucapnya.

Sebelumnya, Pembunuhan dengan cara pengeroyokan hingga menewaskan Erwin Kusuma Jaya (19), warga RT 6, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, terungkap. Peristiwa itu terjadi di pinggir Jalan Ahmad Yani, turunan tebing, dekat simpang Kenanga I, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Rabu (18/9) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Jika sebelumnya, Polres Lubuklinggau meringkus satu orang tersangka HA (15), warga Jl Bengawan Solo, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. HA diketahui masih berstatus pelajar SMK kelas X di kota Lubuklinggau, kini dua rekannya juga berhasil diamankan yakni terduga pelaku berisinial I dan K.

Kedua rekan Ha itu ditangkap ‘Tim Macan’ Lubuklinggau, Minggu (22/9/2019) sekitar pukul 11.00 WIB, di kamar 107 Wisma Pesanggrahan, Jalan Cereme Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Saat penangkapan, ada dua teman pelaku juga ikut digelandang ke Mapolres Lubuklinggau guna dimintai keterangan.

Informasi dihimpun Silampari Online, penangkapan tersebut berawal, anggota Tim Macan Polres Lubuklinggau menerima laporan masyarakat, ada dua terduka pelaku pembunuhan Erwin Kusuma Jaya sedang menginap di Wisma Pesanggrahan Cereme Taba. Bekal informasi tadi, anggota Polisi menyamar menjadi ojek online yakni Grab Motor.

Polisi yang menyamar tersebut menitipkan sepeda motor di depan wisma pesanggrahan agak jauh dari lokasi penanggakapan. Petugas langsung menuju lokasi, dengan cara berjalan kaki. Tidak lama kemudian, mobil Tim Macan Lubuklinggau tiba ke lokasi dan langsung melakukan penggrebekan di kamar 107. Guna kepentingan Penyidikan, empat orang yang ada di kamar 107 dibawa ke Mapolres Lubuklinggau.

“Tadi, ada polisi menggerebek kamar nginap itu. Awalnya, ada mamang grab (nyamar, red) kolar kilir. Tak lama kemudian, ada mobil polisi lalu menggrebek kamar terdua pelaku pembunuhan,” ucap Andi, warga RT 12 Kelurahan Taba Jemekeh, di lokasi penangkapan.

Dia mengaku, tidak menyangka pemuda pemudi yang menginap di Kamar 106 Wisma Pesanggrahan merupakan pelaku pembunuhan. “Orang yang menginap itu seperti biasa-biasa saja dan tidak menunjukkan perilaku seorang pembunuh. Cak biaso bae,” ujar Andi yang sering bermain di futsal The Blues satu komplek dengan pesanggrahan. (SO-01)