Tidak Ada PKL “Ngotot” Tidak Mau Pindah

PERSUASIF : Upaya persuasif Satpol PP Kabupaten Empat Lawang, kepada para pedagang di Pasar Tebing Tinggi, Kamis (5/3/2020). Foto : Istimewa.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Relokasi dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pulo Mas Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, berlangsung Kamis (5/3) dari mulai jam 00.00 WIB hingga jam 5.20 WIB.

Kepala Dinas Satpol PP dan Linmas Kabupaten Empat Lawang, Suan Amri mengatakan, sebelumnya Satpol PP bersama Polres Empat Lawang dan anggota TNI dari Kodim 0405-Lahat, telah melakukan upaya persuasif untuk melakukan pernertiban.

Muat Lebih

“Alhamdulillah, upaya persuasif kita diterima para pedagang dan mereka dengan sukarela pindah ke lokasi yang baru yang telah ditentukan sebelumnya,” ungkap Suan Amri.

Memang kata dia, ada beberapa lapak PKL yang lama belum dibongkar pemiliknya. Namun itu karena pemiliknya belum sempat membongkar karena sesuatu hal. “Makanya, anggota kita kerahkan untuk membantu para PKL itu membongkarnya untuk dipindahkan ke tempat yang baru,” katanya.

Diapun memaparkan, lokasi penertiban PKL yang dilakukan pihaknya di lokasi Lorong Talang Padang, Simpang Tiga Polsek Tebing Tinggi dan seputaran Jembatan Pulo Mas. “Tidak ada pedagang yang membandel, apa lagi ngotot tidak mau pindah. Ini juga berkat sosialisasi yang intens seluruh stake holder yang ada sebelumnya,” ucap mantan Camat Tebing Tinggi, tersebut.

Dipaparkannya, dalam operasi penertiban tersebut, pihaknya mengerahkan 140 personel Satpol PP yang di-backup 40 personel Polres Empat Lawang dan 20 personel TNI. “Juga ada tim gabungan Disperindag dan Dishub Kabupaten Empat Lawang,” ujarnya.

Kedepan pasca relokasi dan penertiban PKL ini, pihaknya kata Suan Amri, akan menempatkan sejumlah anggota Satpol PP Kabupaten Empat Lawang di kawasan Pulo Mas.

“Jumlahnya sesuai kebutuhan melihat situasi dan kebutuhan,” tandasnya. (frz)