Tidak Sembarangan Ambil Keputusan

BUKA : Kepala SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Ajrianto saat membuka rapat komite sekolah di Mushola al-Hidayah lingkungan sekolah teraebut, Kamis (26/9/2019). Foto : Fahrurozi/HS.  

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Status sekolah mandiri yang kini disandang SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, bukan berarti sekolah ini bisa membuat keputusan sembarangan.

Kepala SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Ajrianto mengatakan, adanaya status sekolah mandiri yang disandang sekolah ini, memang membuat SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, memiliki kelonggran untuk mengatasi permasalahan-permasalahan sarana dan prasarana sekolah. Meski demikian, pihaknya menjamin tidak akan sembarangan ambil keputusan.

Muat Lebih

“Ketika program sekolah mandiri ini digulirkan, ada keresahan dari para orang tua, terhadap tingginya biaya yang akan dihadapi para orang tua pada biaya sekolah anaknya,” ungkap Ajrianto saat menyampaikan sambutan saat membuka rapat Komite SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, di Mushola al-Hidayah lingkungan sekolah teraebut, Kamis (26/9/2019).

Karena itu, menjawab keresahan tersebut, kata dia, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluarkan keputusan untuk biaya SPP sekolah mandiri, tidak boleh lebih dari Rp1 juta per bulan. “Mengapa ini dibuat keputusan oleh gubernur, karena ada beberapa sekolah yang ada di Palembang, menerapkan biaaya SPP-nya lebih dari sejuta perbulan, bahkan ada yang mencapai Rp1,5 juta per bulan,” ucapnya.

Untuk di SMA Negeri 1 Tebing Tingg ini sendiri, pihaknya kata Ajrianto, tetap memperhatikan kondisi ekonomi para orang tua/wali siswa. Dia menjamin SPP yang diterapkan tidak akan memberatkan bagi para orang tua. “Melalui rapat komite ini, kami berharap ada solusi yang baik antara para orang tua dengan kami pihak sekolah dalam rangka memajukan sekolah ini kedepan,” harapnya.

Lebih lanjut Ajrianto memaparkan, pada tahun ajaran lalu, SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, telah berhasil menempatkan para lulusannya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dari 163 siswa, kata dia, yang berhasil diterima di PTN sebanyak 141 siswa.

“Ini artinya kita berhasil menempatkan para lulusan kita sekitar 90 persen masuk PTN. Hanya sekitar 10 persen saja yang belum dan ini jika dibandingkan dengan sekolah lain, sekolah kita menjadi salah satu sekolah terbaik di Sumatera Selatan,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Komite SMA Negeri 1 Tebing Tingggi, S Riyadi Bangun mengatakan, keberhasilan yang telah diraih SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, dalam menempatkan lulusannya masuk PTN, patut diapresiasi.

“Saya selaku orang tua, sangat berterima kasih kepada pihak sekolah, karena mayoritas lulusan berhasil masuk PTN. Tentu saja, dengan anak kita berhasil masuk PTN, biaya kuliahnya dapat sedikit lebih rendah jika anak kita kuliah di Perguruan Tinggi Swasta,” tukasnya. (HS-05)