Tiga Kali Tebas, Untung Tewas Terkapar !!

 

Silampari Online- LUBUKLINGGAU,

Bacaan Lainnya

Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau, Senin 31 agustus 2020 melakukan rekontruksi pembunuhan terhadap Untung (25) warga RT.3 Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Rekontruksi tersebut dilaksanakan dilokasi kejadian,Jalan poros TMMD dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan.

Sedikitnya ada Sembilan sin atau Adengan dalam rekontruksi itu. rekontruksi, dimulai saat tersangka Husin Jaya warga Kelurahan Mesat Seni, sedang memotong kayu di samping rumahnya menggunakan Sebilah parang.

Kemudian datang mertuanya Yuliana, memberitahu bahwa korban di belakang rumah Husin ada untung yang sedang mencuri buah jengkol miliknya.

Tanpa pikir panjang husin kemudian berangkat sambil membawa parang yang ia gunakan untuk memotong kayu tadi ke lokasi kejadian sang mertua pun sudah berjalan duluan dgn berjalan kaki berselah beberapa menit tersangka husin sampai di di lokasi kejadian kemudian tersangka menghampiri korban yang berada di tepi jalan ketika itu husni pun masih sempat memberikan nasihat ke korban untuk tidak lagi mencuri namun korban malah di jawab korban dengan nada tinggi.

Bahkan tersangka sempat omong “kau nie dak berubah nian tung. Buat malu keluarga bae nian,” ujar Husin.

Akan tetapi korban menjawab, aku dak ngucak nga.mendengar jawaban itu tersangka jadi emosi dan mengancam korban Untung, sudah lah untung , kagek ku khilaf, gelap mate laju tekapak
Dem dem…Balek la tung…. Diancam, bukan nya takut Untung bahkan menantang balik. Kapaklah men nga pakam nian….Ditantang balik seperti itu, membuat husin gelap mata ,Husin langsung membacok ke kepala bagian belakang sebanyak tiga kali setelah itu korban pun jatuh terkapar lalu tersangka husin pun pulang dan melaporkan kejadian ini ke mertuanya dan menyerah kan diri di damping pemerintahan setempat.

Berdasarkan hasil rekonstruksi ada kecocokan dengan keterangan tersangka dalam pemeriksaan.serta pembuktian berdasarkan hasil visum, ada tiga luka bacok yang dialami korban,” jelas Kasat Reskrim

Dilanjut Pria berbadan Atletis ini ,Sementara disimpulkan kasusnya murni pembunuhan,bukan pembunuhan berencana. namun akan kami kembangkan lebih lanjut untuk sementara yakni pasal “Pembunuhan yakni pasal 338 KUHP,dengan ancaman setidak nya 15 tahun penjara motifnya karena diduga korban mencuri jengkol milik tersangka,” tutupnya.

Jurnalis : Rah jainal