Tiga Pelaku Pembakar Lahan Diamankan


SILAMPARI ONLINE-

Tiga orang pelaku yang diduga sebagai pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Banyuasin , Sumatera Selatan berhasil diringkus jajaran Polres Banyuasin.

Tiga  orang tersangka tersebut diamankan pada waktu dan tempat kejadian yang berbeda. Mereka yang diamankan Mansur Als Mandu,  Sugianto dan Tatang.

Bacaan Lainnya

Kapolres Banyuasin  AKBP Danny H  Arddiantara B Sianipar SIK di dampingi Kasatreskrim AKP M Wahyu Maduransyah, P.ST, SIK mengakui adanya penangkapan tersebut, pelaku yang bernama Mansur, merupakan pelaku Pembakaran lahan dengan TKP di sungai Apung Ds.Solok Batu Kecamatan Air Salek. Sugianto(28) merupakan pelaku pembakaran Lahan TKP Desa Muara Sugi kecamatan Tanjung Lago dan Tatang merupakan pelaku Pembakaran lahan di Ds. 2 Desa kenten Laut kec. Talang Kelapa.

Menurutnya, pembakaran yang dilakukan Mansur(59) , warga desa Tanjung Kerang, Kecamatan babat supat pada sabtu(14/9) sekitar Pukul 15.)) Wib, disungai apung Desa Solok batu kecamatan  Air Salek, tertangkap tangan oleh anggota Patroli Karhutla sedang pembakaran lahan miliknya mengunakan BBM yang di masukan dalam botol Mineral dan korek api, TSK dan Barang Bukti diamankan dipolsek Makarti Jaya, , Sugianto(28) , warga Desa Muara Sugih, Kecamatan Tanjung Lago, senen(16/9)sekitar Pukul 14.00 Wib,  ketangkap tangan Anggota Team Karhutla sedang melakukan pembakaran lahan milik Memey sebanyak 6 hektar yang sudah terbakar 2 hektar, TSK dan BB diamankan dipolsek Tanjung Lago, selanjutnya Tatang(45) warga dusun I Desa kenten Laut kecamatan Talang kelapa,Senen( 16/9) pembakaran lahan untuk membakar sarang lebah milik Marhan, sehingga Api meluas dan membakar 17 hektar lahan milik warga lainnya yang kemudian berhasil dipadamkan TNI, Polri, BPPD dan warga.

Untuk lahan yang terbakar sudah dilakukan pemasangan Police Line dan sepanduk peringatan, juga melakuka oalh TKP bresama Tim Labfor Polda Sumsel.

“Saat ini ketiga  tersangka pelaku pembakaran lahan telah kita amankan di sel tahanan Mapolres Banyuasin beserta sejumlah barang buktinya,” ujarnya Kapolres.

Akibat perbuatannya, ketiga  tersangka pelaku pembakaran lahan tersebut dikenakan  Pasal UU RI Nomor 32 tahun 2009 tentang PPLH dan UURI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan atau UU RI nomor 39 Tahun 1914 tentang Perkebunan dan atau pasal 187,188,189, KUHP Jo pasal 53 KUHP dengan acaman 10 tahun penjara denda Rp. 10 Miliar

“Bagi seluruh masyarakat dan perusahaan yang memiliki lahan di Kabupaten Banyuasin, saya menghimbau agar bersama-sama kita menjaga lingkungan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena dengan membuka lahan dengan cara membakar, dapat membahayakan diri pribadi dan lingkungan menjadi tercemar karena asap,” Tegas Danny Sianipar.

Selain itu juga, dia juga mengajak masyarakat maupun perusahaan untuk bekerjasama dan membantu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah masing-masing, agar kabut asap yang melanda Kabupaten Banyuasin cepat menghilang.( Heri Chaniago)