Tiga Warga Diduga Keracunan Sumur Gas PT Medco

Lokasi Sumur Gas Medco diberi garis polisi


SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS- Dampak dari meledaknya sumur gas Panglero milik PT Medco E&P Indonesia di Dusun VII Panglero Desa Semangus Lama menelan korban. Sebab, tiga orang warga setempat mengalami gejala aneh pada sistem pernafasan dan diduga keracunan akibat ledakan sumur gas tersebut.
Kepala Desa (Kades) Semangus Lama Kecamatan Muara Lakitan, Jusani mengatakan, bahwa gas yang bocor menyebar karena terbawa angin dan terhirup oleh warga. Bahkan, ketiga warganya terpaksa dilarikan ke Puskesmas Kelurahan Bumi, Kecamatan Muara Lakitan karena mengeluhkan pusing, mual dan sesak nafas.
“Upaya pertolongan dari tenaga medis Puskesmas sudah dilakukan dan ketiga warga sudah mendapatkan perawatan,”jelas Jusani kepada Harian Silampari, Senin (2/9).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, beruntung sesak nafas yang diderita tiga orang tersebut tidak begitu parah. Sehingga pihak Puskesmas memperbolehkannya untuk pulang dan hanya berobat jalan.
“Ketiga warga yang mengalami keracunan tersebut diantaranya yakni, Seri (24), Sukur Genduk (25) dan Mirnawati (25),”bebernya.
Menurutnya dengan adanya kejadian ini. Maka pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar sumur gas itu dimatikan saja karena tidak difungsikan.
“Jangan sampai ledakan serupa terulang kembali. Makanya saya minta kepada Pemkab Mura mendesak PT Medco agar sumur gas tersebut dimatikan saja, karena cukup membahayakan,”paparnya.
Sementara itu, Manager Institusional Relations Medco E&P Indonesia, Sutami dalam release-nya menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan tenaga teknis untuk melakukan pengecekan serta penanganan.
“Pekerja yang kita tugaskan sudah berhasil menangani kebocoran pipa dengan melakukan penutupan keran valve sumur tersebut,”pungkasnya. (HS-03)