Tim Khusus Buru Tahanan Lapas Sekayu yang Kabur

  • Whatsapp

 

SILAMPARI ONLINE.MUBA- Tidak mau belarut-larut atas kaburnya Narapidana perkara 363 KUHP . Kepala Lapas Kelas IIB Sekayu, Jhonny H Gultom bekerja sama dengan Polres Musi Banyuasin membentuk tim khusus dalam memburu Aripin Hata (32), yang kabur Selasa (23/06/2020) melalui Pos 3 penjagaan.

Bacaan Lainnya

“Ya memang benar ada tahanan yang kabur, dan kita sudah membuat tim, bersama Polres Musi Banyuasin,” kata Jhonny saat ditemui para Awak Media Rabu (24/6).

Menurut Jhonny, berdasarkan cctv Aripin kabur pada hari Selasa, 23/06 sekitar pukul 11.06 wib, melalui pos penjaga kosong.

“Berdasar rekaman CCTV, tahanan yang kabur itu menggunakan tangga yang dibuatnya sendiri, memanfaatkan kayu bekas yang ada disekitar tempat bak sampah tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Informasi kaburnya tahanan didapatkan dari masyarakat yang melihat narapidàna memanjat tembok pos 3, saat melakukan kebersihan di area Brand Gang Lapas.

“Tiba-tiba kita mendapat laporan dari masyarakat yang melihat ada warga binaan kita yang kabur,” ungkap Jhonny.

Kemudian, pihaknya dibantu masyarakat di sekitar melakukan pencarian. Setelah melakukan penyisiran dan penghitungan ulang, maka dapat dipastikan tahanan tersebut kabur melalui Pos 3.

“Setelah kita mendapatkan info, segera kita lakukan pengejaran, dan pada Pos 3 memang tidak ada penjagaan oleh anggota Lapas,” bebernya.

Banyaknya kekurangan dari berbagai sisi menjadi salah satu penyebab dan tahanan dapat kabur dengan mudah.

“Saat ini, kita masih kekurangan anggota. seharusnya satu regu ada delapan orang tetapi saat ini hanya ada lima orang untuk penjagaan. Kami juga telah mengusulkan untuk dilakukam penambahan anggota melalui penerimaan pada Agustus mendatang,” ungkapnya.

Selanjutnya Jhonny pun mengimbau, agar April Hata dapat menyerahkan diri. Sehingga tidak berdampak negatif terhadap masa hukuman yang saat ini sedang di jalani.

“Kita baru mengusulkan, untuk meninggikan pagar Lapas. Selain itu, lima pos penjagaan dilakukan pengawalan ketat. Saya mengimbau, sebaiknya menyerahkan diri secepatnya. Baik kepada Polsek, Polres ataupun Lapas langsung,” tegasnya..(heri)