Tingkatkan Pelayanan Berbasis It dan Digitalisasi


SILAMPARI ONLINE


LUBUKLINGGAU
– Usai melaksanakan Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Pemerintah kota Lubuklinggau dengan Kejaksaan Negeri tahun 2019, dan sosialisasi tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mendatangi Mapolres Lubuklinggau.

Nanan sapaan akrab H SN Prana Putra Sohe meninjau ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lubuklinggau yang telah memberikan pelayanan satu pintu untuk pelayanan SKCK, sidik jari, perizinan, laporan polisi dan informasi, pengaduan masyarakat, perpanjangan SIM A dan C serta loket BRI.

Bacaan Lainnya

“Harapan kita untuk di Lubuklinggau ini meningkatkan pelayanan berbasis IT dan digitalisasi,” kata Nanan, Senin (26/8) usai meninjau ruang SPKT Polres Lubuklinggau bersama dengan Kajari Lubuklinggau, Zairida didampingi Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Zulkarnain.

Orang nomor satu di bumi sebiduk semare itu menambahkan, pelayanan satu pintu tidak hanya Polres, Kejaksaan dan Kodim. “Pasti juga pemkot. Kendala pemkot kemarin bahwa gedung paripurna sedang dipakai terus. Jadi anggaran sudah kita siapkan. Jadi tahun ini kita selesaikan. Nah begitupun kejaksaan kita selesaikan,” jelasnya.

Nanan berharap, Pemkot Lubuklinggau, Polres Lubuklinggau dan Kejaksaan Lubuklinggau sudah selesai tahun ini. “Karena kalau polres pengecualian, sudah selesai duluan. Ini hibah daripada pemkot lubuklinggau,” ungkapnya.

Jadi, seluruh pelayanan menyatu dalam satu pintu. “Ini pelayanan menyatu untuk polres. Nanti pelayanan menyatu untuk kejaksaan, nanti pelayanan menyatu untuk kesemuanya di kantor pelayanan perizinan. Anggaran antara Rp 350 juta. Kalau Polres Rp 350 juta, kejaksaan baru Rp 200 juta, kalau pemkot baru Rp 300 juta tahap pertama,” pungkasnya.(HS-01)