Titik Pembangunan Jembatan Ulu Musi – Paiker di Lokasi Lama

JEMBATAN : Lokasi Jembatan Musi penghubung Kecamatan Ulu Musi dengan Kecamatan Pasemah Air Keruh, di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi, Minggu (30/9). Foto : facebook.com/darul.virgo

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Pelaksanaan pembangunan Jembatan Musi penghubung Kecamatan Ulu Musi dengan Kecamatan Pasemah Air Keruh, dipastikan tetap di lokasi yang lama, atau di lokasi Jembatan Ponton yang ambruk dihantam banjir bandang beberapa bulan lalu.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Empat Lawang, saat mengakhiri pidato penyampaian rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Empat Lawang, tahun anggaran 2020, dalam sidang paripurna DPRD Empat Lawang, di ruang sidang paripurna gedung DPRD Empat Lawang, Senin (30/9).

Muat Lebih

“Perlu kami sampaikan, rencana pembangunan Jembatan Ulu Musi – Paiker, tetap di lokasi yang lama di lokasi Jembatan Ponton, lokasi yang baru di Desa Batu Lintang itu dibatalkan,” kata Bupati menutup penyampaiannya.

Kepastian itu juga turut dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalaui Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Hendro Rosada. Kata dia, pihak dari Kementerian PUPR telah melakukan pengukuran untuk menentukan perencanaan pembangunan Jembatan Ulu Musi – Paiker.

“Ya, sudah dipastikan dari kementerian bahwa lokasinya di lokasi yang lama di Desa Padang Tepong, bukan di Desa Batulintang,” terangnya.

Disampaikannya, keputusan penentuan titik lokasi itu dari Kementerian langsung. Pihaknya tentu saja mendukung semua keputusan dari kementerian, mengingat anggaran untuk pembangunan jembatan itu murni APBN. “Semuanya pihak kementerian. Dalam hal ini kita hanya mengikuti instruksi dar pihak kementerian saja,” cetusnya.

Terkait nominal anggaran, Hendro menjelaskan, angka pastinya belum tahu, karena masih menunggu dari pihak kementerian. “Yang penting anggaranya cukup dan tidak kurang. Kami berharap dukungan semua pihak untuk kelancaran pembangunan jembatan itu nantinya, agar dapat segera dimanfaatkan secepatnya oleh masyarakat,” pintanya. (HS-05)