Toilet RSUD Kekeringan, Keluarga Pasien Terpaksa Numpang ke Rumah Warga

KERING : Kondisi toilet rawat jalan di gedung RSUD Empat Lawang, kekeringan akibat tidak ada air, Kamis (3/10/2019). Foto : Diah Anggraini/HS.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Keluarga pasien yang berobat ke RSUD Empat Lawang, mengeluhkan kondisi toilet atau Water Closed (WC) rumah sakit yang kering tidak ada air. Bahkan keluarga pasien dan pasien yang berobat jalan terpaksa menahan buang air kecil karena WC yang ada untuk pasien dan keluarga pasien rawat jalan yang berada disamping gedung utama RSUD Empat Lawang sama sekali tidak ada airnya, Kamis (3/10/2019).

Salah seorang warga yang mengantar berobat keluarganya mengaku harus numpang ke WC ke pemilik warung dan rumah yang ada di lokasi depan RSUD.

Muat Lebih

Mereka mengaku sempat bingung ketika sudah kebelet untuk menahan buang air, namun di WC sama sekali tidak ada air karena ember yang ada di WC kosong, ditambah bau pesing dari dalam WC, keran air saat diputar juga tidak ada airnya.

“WC di situ ada empat kamar kecil bersebelahan, dua WC terbuka tapi tidak ada airnya, dua WC lagi terkunci dengan rantai yang sudah berkarat,” kata Hadi, salah seorang keluarga pasien.

Dikatakan Hadi, saat ditanya ke petugas berseragam putih di RSUD mereka menyarankan berjalan kedepan untuk menumpang kamar kecil warga. “Bukan hanya saya, orang lain yang hendak ke kamar kecil seperti itu juga, harapan kami agar air di WC rumah sakit selalu tersedia kasihan dengan warga yang berobat ke rumah sakit,” terangnya.

Sementara itu, Direktris RSUD Empat Lawang, dr Devi Andrianti saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini cuaca sedang kemarau, karena itu air bersih di rumah sakit Empat Lawang turut berdampak pada air sumur yang ikut kekeringan. Meski demikian, pihaknya berjanji akan menanggulangi masalah itu.

“Tahukan saat ini sedang musim kemarau, jadi berdampak bagi air di rumah sakit, itu sudah sumur bor. Kurang airnya di mana WC rawat inap atau rawat jalan, kalau WC rawat jalan nanti kita perbaiki, ini kami juga berusaha menyediakan air,” kilahnya. (KHS-05)

Penulis : Diah Anggraini
Editor : Fahrurozi