Transformasi Pogba di Bawah Solskjaer

Olle-Gunnar-Solskjaer

hariansilampari.co.id-Manajer interim Manchester United Ole Gunnar Solskjaer telah membawa kejayaan di Old Trafford. Tidak hanya menghadirkan sembilan kemenangan berturut-turut dan tak terkalahkan sejak ditangani manajer asal Norwegia itu, Solskjaer mampu mengangkat potensi pemain yang terpendam selama ini.

Salah satu pemain yang dimaksud adalah Paul Pogba, yang kini tercatat sebagai top skorer Setan Merah musim ini, meski menempati posisi sebagai gelandang.

Muat Lebih

Sampai paruh musim ini, pemain asal Prancis itu telah mencetak 11 gol dan 9 assist, lebih produktif dari Anthony Martial (10 gol, 1 assist) dan Marcus Rashford (10 gol, 6 assist) yang sama-sama menempati posisi pemain depan.

Kemajuan eks pemain Juventus itu tak terlepas dari kepercayaan Solskjaer kepada sang pemain. Kini pemain sang pemain tercatat sebagai pemain paling berpengaruh di klub terkaya nomor dua dunia tersebut.

Semenjak ditangani Solskjaer, pemain berbadan tinggi besar itu juga jauh lebih produktif dari beberapa pemain top di Eropa lainnya. Sebut saja Son Heung-min dari Hotspur (10 gol), Duvan Zapata dari Atalanta (9 gol), Cavani dan Mbappe dari PSG (9 dan 10 gol) dan beberapa lainnya.

Menurut Solskjaer, pemain berusia 26 tahun itu, memiliki begitu banyak potensi yang bisa digali, dan masih terus berkembang sebagai pesepak bola.

“Ia adalah tipe pemain yang selalu menegakan kepalanya, dan tahu di mana harus menempatkan diri (di lpaangan),” kata Solskjaer seperti dikutip BBC.

“Dia adalah gelandang hebat dan masih terus berkembang. Sehabis laga, dia mempelajari performanya sendiri, dan melihat apakah ada cara untuk bisa meningkatkan lebih tinggi lagi,” tambah manajer 46 tahun itu.

Di bawah Mourinho, Pogba hanya mampu mencetak tiga gol, dan kesulitan untuk menemukan kembali permainan hebatnya, yang ia tunjukan kala membela Prancis di Piala Dunia Rusia lalu. Di bawah Solskjaer, pemain bernomor punggung 6 itu menjadi bertranformasi menjadi salah satu yang terbaik di Eropa saat ini.

“Kami telah mengangkat belenggu itu darinya, dan memberikan lebih banyak kebebasan,” pungkasnya. (fin/wdi/R)