oleh

Trauma, Masyarakat Mangan Jaya Tolak Sulaiman sebagai Pjs Kades

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Aksi penolakan terhadap penunjukkan Penjabat Sementara Kepala Desa (Pjs Kades) Mangan Jaya, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) atas nama Sulaiman. Penolakan ini dikarenakan Pjs Kades ini pernah menjabati jabatan yang sama sebelumnya pada tahun 2016 di Desa tersebut dan banyak membawa petaka hingga meninggalkan trauma bagi masyarakat.

Perwakilan masyarakat sekaligus Sekretaris Desa (Sekdes) Mangan Jaya, Sepran mengatakan bahwa ia bersama Ketua BPD, Wakil Ketua BPD, Perangkat Desa, LPMD, Lembaga Adat, Tokoh Masyarakat dan perangkat Desa lainnya mendatangi Kantor Bupati. Dimana, kedatangan rombongannya ini untuk menemui Bupati Mura untuk menyampaikan penolakan terhadap penunjukan Pjs Kades di Desanya tersebut atas nama Sulaiman.

“Alhamdulillah hari ini (kemarin) kami disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) Mura, Hj Suwarti untuk mendengarkan apa yang menjadi aspirasi kami,”kata Sepran kepada Silampari Online, Senin (31/5/2021).

Dikatakannya, disamping mendatangi Kantor Pemkab dan bertemu Wabup Hj Suwarti. Maka ia dan rombongan lainnya mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk menyuarakan hal yang sama.

Menurutnya, alasan penolakan ini disamping karena keinginan masyarakat, tentunya masyarakat sudah trauma dipimpin Sulaiman. Alasannya sewaktu Sulaiman menjabat Pjs di Desa Mangan Jaya pada tahun 2016 lalu banyak program Pemerintah gagal direalisasikan serta banyak lahan sawah milik masyarakat yang di rampas tanpa ganti rugi.

Selain itu, program embung desa sama sekali tidak berfungsi untuk masyarakat melainkan digunakan pribadi berikut cetak persawahan yang seharusnya dibagikan ke masyarakat tapi kenyataannya hanya di kuasai Sulaiman yang saat itu sedang menjabat sebagai Pjs Kades. Parahnya lagi masyarakat sudah banyak yang di minta menyetorkan uang sebesar Rp2.5 juta pun tidak mendapatkan hak mereka.

Mengenai tanggapan dari Wabup Hj Suwarti terhadap tuntutan tersebut. Maka, Wabup menyatakan baru tahu permasalahan ini dan langsung menghubungi Kepala DPMD untuk menanyakan informasi ini. Namun, beliau berjanji akan menyampaikan tuntutan ini kepada Bupati Hj Ratna yang saat ini masih di luar Kota.

Terlepas dari itu, bilamana Sulaiman nantinya tetap dilantik dan menjabat sebagai Pjs Kades Mangan Jaya maka semua unsur perangkat Desa akan melakukan mogok kerja. Termasuk, akan melakukan aksi demo di Kantor Bupati bersama masyarakat Desa.

Sementara itu, Ketua BPD Mangan Jaya, Ketua BPD, Sudirman menyampaikan bahwa banyaknya desakan dari masyarakat agar menolak Pjs atas mama Sulaiman. Maka dari itu ia berharap agar Bupati Mura dapat menimbang kembali untuk mengangkat Sulaiman sebagai Pjs Mangan Jaya. Dikarenakan kasihan nasib masyarakat Desa Mangan Jaya yang tidak tahu mau mengadu kemana serta dihantui rasa ketakutan terus.

Untuk diketahui Sulaiman sendiri berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjadi staf di Kantor Kecamatan Muara Kelingi. Sedangkan, pelantikannya direncanakan pada Kamis (3/6/2021) mendatang. (Kris)