Uang Palsu Rp 2,5 Juta Gagal Diedarkan di Lubuklinggau, Kapolsek AKP Harrison Manik : Pencetak Upal di Kota Bengkulu

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuklinggau Utara berhasil menggagalkan peredaran uang palsu (UPAL) di Bumi Silampari. Tersangkanya Hermansyah alias Herman (22).

Bacaan Lainnya

Warga Jalan Pelita Rt. 05 Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat 2 Kota Lubuklinggau ini ditangkap Sabtu, 20 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 wib Rt. 07 Kelurahab Puncak Kemuning Kecamatan Lubuklinggau Utara 2 Kota Lubuklinggau.

“Tersangka Herman dikenakan Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 36 Jo Pasal 26 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 07 Tahun 2011 tentang Mata Uang,” tegas Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Harrison Manik, Jumat (26/6/2020) kepada Wartawan Silampari Online.

Dikatakan penangkapan itu berawal adanya informasi dari warga sekitar lokasi kejadian kalau ada seorang laki laki yang tidak dikenal membawa Uang Diduga Palsu lalu pada Sabtu tanggal 20 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 wib Personil Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Harriison Manik dan Kanit Reskrim AIPTU Arah Manu mendatangi lokasi kejadian dan kemudian mengamankan Tersangka Herman lalu Petugas langsung melakukan penggeledahan Badan Tersangka dan ditemukanlah Barang Bukti uang diduga palsu di dalam kantong celananya sebelah kiri sebesar 800 ribu rupiah kemudian di dalam Dompet milik Tersangka ditemukan lagi Uang Diduga Palsu sebesar 1 juta 700 ribu rupiah yang masing2 uang tersebut Pecahan 100 ribu rupiah.

Kemudian Petugas melakukan Interogasi kepada Tersangka dan Tersangka mengakui perbuatan yang telah dilakukannya tersebut karena disuruh dan ditawarin keuntungan oleh teman Tersangka diduga sebagai Pelaku Pembuat (Pencetak) Uang tersebut Inisial “L” yang beralamat di Kota Bengkulu dan “H” yang beralamatkan sama dengan Tersangka yang mengatakan kepada Tersangka apabila semua uang diduga palsu sejumlah 2 juta 500 ribu rupiah tersebut laku maka Tersangka cukup menyetorkan kepada teman Tersangka tersebut sebesar 700 ribu rupiah saja sedangkan sisanya untuk Tersangka. Sehingga Tersangkapun tergiur melakukan perbuatan tersebut dengan sengaja mengedarkan uang diduga palsu itu kemudian Petugas langsung melakukan Pengembangan dengan mencari keberadaan teman Tersangka pembuat Uang tersebut tetapi tidak berada di kediamannya sehingga Tersangka berikut Barang Bukti dibawa ke Mapolsek Lubuklinggau Utara untuk proses Penyidikan lebih lanjut.

“BB diamankan sebesar 25 (dua puluh lima) lembar Uang Diduga Palsu Pecahan 100 ribu rupiah dan 1 (satu) buah Dompet merk LEVIS warna Cokelat milik Tersangka,” pungkasnya.

Laporan : Rah Jainal
Editor : Agus