oleh

Uda Aniaya Anak Pemilik Rumah Makan

*Diduga Tak Dibuatkan Kopi

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Diduga tidak dibuatkan kopi karena tidak pernah mau membayar saat belanja di rumah makan (RM), membuat Januar Hendri alias Uda (35) nekat menganiaya, NA (16) anak pemilik rumah makan dengan cara menendang pinggul dan mendorong korban.

Akhirnya, tersangka asal warga Dusun Lesing Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Mura diringkus anggota Mapolsek Muara Kelingi dikediamannya, Selasa (19/3) sekitar Pukul 15.00 WIB.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Kelingi, AKP Hendri Agus didampingi Kanit Reskrim, Aipda Manik saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus Januar Hendri alias Uda, karena diduga terlibat dalam perkara tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur. Dimana, saat ini tersangka sudah ditahan di Polsek.

“Benar anggota telah meringkus tersangka dan saat ini tersangka masih dilakukan penyidikan lebih lanjut,”jelas Hendri kepada Harian Silampari, Rabu (20/3).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sebenarnya tersangka sudah membuat resah warga sekitar mulai dari sering belanja dirumah makan korban tidak mau membayar. Bahkan sering meminta uang palak kepada sopir-sopir. Lantaran korban dan sopir takut, maka terpaksa menuruti keinginan tersangka, sampai akhirnya tersangka berhasil diringkus.

“Tersangka ringkus bermula dari laporan warga bahwa tersangka sedang berada dirumahnya, dari informasi itu, anggota langsung meluncur ke lokasi,”terangnya.

Menurutnya, setiba dilokasi ternyata benar tersangka berada dirumahnya. Kemudian anggota bergerak cepat sehingga dengan mudah tersangka berhasil diamankan dan digelandang ke Polsek tanpa melakukan perlawanan.

“Saat tiba di TKP, anggota langsung menciduk tersangka tanpa melakukan perlawanan,”bebernya.

Selain itu, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi nomor : LP/B- 05 /III/2019/Sek Ma kelingi, tanggal 14 maret 2019. Dimana perkara penganiayaan ini terjadi dirumah makan milik korban di Desa Leban Jaya, Kamis (14/3) sekitar Pukul 14.00 Wib. Diduga tersangka meminta dibuatkan kopi kepada korban. Namun tidak dibuatkan korban karena tersangka sering tidak membayar saat makan dan minum diwarung korban. Kemudian tersangka emosi, menendang pinggul korban dengan menggunakan kaki tersangka sebelah kanan serta mendorong bahu korban kearah bawah secara berkali-kali. Usai melakukan kekerasan, selanjutnya tersangka mengancam korban akan membunuhnya bila tidak menuruti perintahnya dan tersangka kemudian pergi meninggalkan rumah makan usai menganiaya korban dan melampiaskan emosinya. Akibat kejadian tersebut korban merasakan sakit pada bagian pinggul serta memar di bagian bahu, sehingga melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Muara kelingi.

“Dari laporan korban itula kami meringkus tersangka. Kemudian dari keterangan saksi ditempat kejadian bahwa tersangka telah banyak meresahkan warga dan para sopir yang melintas di jalan Desa Leban Jaya karena sering memalak. Hanya saja warga tidak berani melapor disebabkan tersangka dijuluki preman jalanan,” pungkasnya. (HS-03)