Usulkan Pembangunan Fisik dan Non Fisik

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ADI/HARIAN SILAMPARI</div></small> Dandim Koptu Yudo memberikan nasehat kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat dalam pembahasan usulannya di tahun Anggaran 2019 berjalan aman.

Silampari Online,

Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) berlangsung lancar. Bertempat di Kantor Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Selasa (8/1).

Muat Lebih

Acara dihadiri Kapolsek BTS Ulu Terawas AKP Haerudin diwakili Brigpol Burlian, Dandim 0406 MLM diwakili Kopral Satu (Koptu) Yudo, Kasi PMD Satria Natanegara, Kepala Puskemas Selangit User, Kades Taba Remanik Jamil, Ketua BPD Dedi Afran, Pendamping Desa Lokal Jemat Ali Pertama, beserta perangkat Desa dan tokoh masyarakat.

Koptu Yudo menyampaikan, musrenbangdes sangat penting dilakukan. Apalagi, demi pembangunan desa sesuai kepentingan masyarakat khususnya di Desa Taba Remanik. Musrenbangdes harus sesuai dengan prosedur bukan dari perangkat desa juga dari tokoh masyarakat harus diajak juga agar Musrembangdes ini secara transparan dan tidak terjadi kesalahpahaman. “Semuanya harus diajak dalam Musrenbangdes agar hasilnya lebih baik,” ungkapnya.

Hal sama dikatakan Brigpol Burlian, pihaknya selaku aparat keamanan di Kecamatan Selangit, ikut bertanggung jawab. “Mari kita jaga untuk pembangunan tahun anggaran 2019 di Desa Taba Remanik ini tidak terjadi keributan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi PMD Kecamtan Selangit Satria Natanegara menyampaikan maksud dan tujuan Murenbangdes ini agar masyarakat Desa Taba Remanik dapat memberikan usulan untuk pembangunan tahun anggaran 2019.

“Melalui rapat koordinasi masing-masing bagian dapat memberikan gagasan atau ide positif untuk kemajuan desa kita ini,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai usulan rencana pembangunan desa tahun anggaran 2019, di antaranya pembuatan siring beton, tugu persimpangan, MCK dan lampu jalan.

Juga menganggarkan bedah rumah, talud, tangga semen, jambatan ke-kebun, jalan usaha tani, sumur, Aspal Hotmik, PDAM, Tenda Kematian Mesin Ginzen, Gedung Olaraga dan pengerasan jalan.

“Untuk kesehatan juga menganggarkan lantai keramik untuk pasien, teras, ranjang bersalin, lemari obat dan makanan tambahan untuk usia belita,” terangnya.

Kepala Desa Taba Remanik Jamil menilai bahwa musyawarah ini bertujuan untuk menentukan rencana pembangunan yang akan dilakukan di tahun Anggaran 2019.

“Musyawarah ini bertujuan untuk menentukan pembangunan yang paling mendesak agar bisa segera diprioritaskan untuk pembangunan tahun 2019, dan kami berharap kepada perangkat desa maupun masyarakat mengusulkan baik usulan fisik maupun non fisik, meskipun tidak terlaksana pada tahun 2019 akan diusulkan kembali di tahun berikutnya,” harapnya. (CW-01)