oleh

Waduh, Kesulitan Bibit Petani Alih Fungsi Sawah

-Tak Berkategori-259 Dibaca

Silampari Online,

MUSI RAWAS – Sejumlah petani di Bumi Lan Serasan Sekentenan beberapa waktu terakhir mengeluhkan pasokan bibit dan pupuk padi subsidi. Sehingga, dengan kondisi ini maka banyak petani mengalihkan sawahnya untuk membuka kolam ikan.

Ponijo (50) salah satu petani Desa F Trikoyo Kecamatan Tugumulyo mengatakan, sulitnya mendapatkan bibit padi dan pupuk terutama berasal bantuan pemerintah membuat banyak petani mengalihkan fungsi cetak sawah jadi kolam ikan dan kebun semangka.

“Sudah tiga bulan kami petani sulit mendapatkan bibit dan pupuk bantuan pemerintah. Namun sudah sejak tahun lalu kami tidak menerimanya,” keluh Ponijo kepada Harian Silampari, Selasa (2/4).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dengan kondisi ini maka banyak petani mengubah cetak sawah menjadi kolam ikan. Sedangkan, lainnya adanya mengubah menanam semangka dan jagung. “Asalkan bisa menghasilkan, banyak petani mengalihkan sawahnya menanam palawija maupun kolam ikan,” terangnya.

Menurutnya, secara pribadi mengalihkan fungsi lahan cetak sawah tidak lain karena berusaha memenuhi kebutuhan dan mencari tambahan dengan menebar beni ikan nila di areal cukup luas.

“Kami disini desa F trikoyo semua ada sekitar 300 hektar lahan cetak sawah. Dimana, satu kelompok tani itu ada sekitar 100 Hektar dan sampai sekarang semua bisa dilihat sebagian tidak lagi tanam padi melainkan mengubah menjadi kolam ikan,” paparnya.

Senada disampaikan, Warjo (35) menjelaskan, kesulitan petani mendapatkan lantaran kendala kelompok tani (Poktan) membagikan bantuan tersebut tidak merata kepada seluruh petani.

“Soal bantuan baik bibit ataupun pupuk. Kalau dulu tidak ada dan tahun ini kami tidak tau ada atau tidak. Nah, sedangkan untuk pupuk itu bantuan kadang-kadang ada kadang tidak dan itupun semua kami petani mendapatkan menembus dengan harga pasaran mendapatkanya,” papar Warjo.

Terlepas dari itu, dirinya meminta agar bantuan tersebut dapat diberikan secara transparan. Sehingga, dengan begitu maka para petani dapat mencetak sawahnya kembali.

“Intinya untuk saat ini dari pada cetak sawah kami petani menganggur maka baiknya dijadikan kolam ikan ataupun tanaman sayuran,”pungkasnya. (HS-02)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel