Wako Berharap Lubuklinggau Dikenal Seperti Kota Palembang

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe audensi dengan Kemetrian pekerjan umum dan, perumahan rakyat direktorat jendral Cipta Karya Balai Prasarana pemukiman wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan dipusatkan di Kediaman pribadi Wali Kota Lubuklinggau Kelurahan Sukajadi, Kamis, (16/7/2020).

Bacaan Lainnya

Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe menyampaikan, harus sampai kemasyarakat apabila tidak menggunakan APBD kita tak bisa memajukan Kota Lubuklinggau salah satunya kawasan kumuh di Kota Lubuklinggau.

“Saya ucapkan terimakasih atas kunjungan dan informasinya, tujuannya agar terealisasi anggaran guna membangun Kota Lubuklinggau jauh lebih baik lagi, banyak hal yang mesti dibangun di Kota Lubuklinggau seperti untuk kelayakan di Kota apalagi Kota Lubuklinggau ini adalah termasuk Kota yang lagi berkembang,” ungkapnya.

Anggaran dan Belanja Negara Indonesia (APBN) bisa digunakan untuk membangun taman dan taman-taman bisa dibangun tempat cuci tangan yang permanen hal itu untuk memperindah taman juga.

“Harapan saya, orang banyak mengenal Kota Lubuklinggau selain Kota Palembang di Provinsi Sumatera Selatan agar Kota Lubuklinggau bisa dapat berkembang jauh lebih baik lagi,” harapnya.

Masih banyak potensi yang bisa digarap di Kota Lubuklinggau, sambung dia, PAD Kota Lubuklinggau sangat kecil oleh sebab itu Kota Lubuklinggau mengandalkan dari sektor jasa.

“Harapan saya juga, Kota Lubuklinggau jauh lebih baik lagi kedepannya, soal pembangunan TPA kawasan itu dapat dibangun lebih baik lagi dengan melebarkan akses jalan apalagi nanti berdekatan dengan TOL” ungkapnya.

Di Kota Lubuklinggau memiliki potensi yang bagus soal air minum bersih banyak yang mau konsumsi air bersih.

Achamd Irwan Kusuma dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Selatan menyampaikan, hal ini berkenan mengenai penyerahan aset salah satunya kampung ulak surung.

“Wali Kota Lubuklinggau dapat menerima aset tersebut guna dikelolah untuk meningkatkan kualitas pemukiman kumuh dan akan disampaikan ke kementrian PUPR,” pungkasnya.

Laporan : Vivin