Warga Gunakan Air Kotor Keperluan MCK

Kotor: Tampak kondisi air yang terlihat kotor dan keruh digunakan warga Semangus Baru untuk MCK karena air sumur yang kering akibat musim kemarau yang berlangsung (Foto Kamis 19-9-2019)

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Musim kemarau yang melanda Bumi Lan Serasan Sekentenan dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan sumur kering. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan hidup warga terpaksa menggunakan yang kotor.

Muat Lebih

Oma (40) warga Desa Semagus Baru Kecamatan Muara Lakitan mengatakan, kekeringan sudah mulai dirasakan dalam tiga bulan terakhir. Sehingga, dengan kondisi ini menyebabkan air dalam sumur miliknya kering.
“Sudah tiga bulan lebih air sumur sudah mengering. Bahkan untuk mencuci piring saja tidak cukup lagi,”jelas Oma kepada Harian Silampari, Kamis (19/9).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, untuk memenuhi kebutuhan mencuci, mandi dan kakus. warga Desa setempat menggunakan air yang didapat dari bantuan tangki perusahaan yang airnya cukup kotor dan tidak layak.
“Kalau untuk minum dan memasak kami membeli isi air ulang. Sehingga, untuk mencuci piring dan lain-lainnya kami terpaksa menggunakan air lumpur,”terangnya.

Menurutnya, di daerah tempat ia tinggal memang ada sungai yang besar yakni sungai Semagus dan airnya bagus. Namun jarak untuk kesungai itu lumayan jauh.

“Kalau untuk soreh hari banyak warga sini yang mandi dan mencuci kesungai Semangus yang jaraknya lebih kurang 3 kilo meter dan itu juga bagi warga yang memiliki kendaraan,”keluhnya.(HS-03)