Warga Keluhkan Proyek Drainase Tak Rampung

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : BADRI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>AMBLAS :</strong> Pelapis tebing drainase jalan provinsi sepanjang 70 meter amblas didesa air meles atas kecamatan Selupu Rejang sejak tidak dikerjakan lagi pihak kontraktor.

Silampari Online,

SELUPU REJANG – Warga Air Meles Atas kecamatan Selupu Rejang mengeluhkan proyek drainase jalan yang menghubungkan jalur dua Merigi kecamatan Ujan Mas kabupaten Kepahiang menuju kelurahan Simpang Nangka kecamatan Setempat Bahkan sejak bulan Desember lalu aktifitas pengerjaan drainase tersebut sudah tidak dikerjakan lagi.

Muat Lebih

Sunarto (46) warga desa setempat mengatakan selain sudah dihentikan pekerjaan proyek ini pelapis tebing drainase sudah amblas sepanjang 70 meter karena hujan lebat yang mengguyur kawasan ini

” Hingga saat tidak ada kejelasan apaka akan dilanjutkan pekerjaan namun material amblasan serta material proyek masih menumpuk di badan jalan,kalau tidak dikerjakan akan jadi masalah karena sebagian tanah warga dikeruk untuk saluran drainase sehingga kami terpaksa memasang jembatan darurat dari balok kayu serta bambu untuk melintas kejalan,” Kata Sunarto.

Selain itu,sambung Sunarto amblasnya jalan lintas yang sempat diperbaiki tahun 2018 lalu kembali rusak sehingga para pengendara harus extra hati-hati melintas dan lokasi ini sekitar 40 meter dari pekerjaan drainase

” Tahun 2018 lalu amblas jalan ini sudah diperbaiki namun sudah rusak kembali dan saat ini hanya ditambah batu koral saja,” Keluh Sunarto.

Sementara itu,Sunarto berharap kepada pemerintah provinsi Bengkulu agar memperhatikan pembangunan jalan ini jangan asal bangun saja.

” Termasuk pelapis tebing drainase ini,kami tidak tahu persis apakah proyek putus kontrak atau atau gimana pak (wartawan red) namun yang jelas amblasnya drainase sangat terganggu karena air tergenang dan dapat menimbulkan jentik nyamuk apalagi jika musim panas tiba nanti,” singkat Sunarto.(HS-06)