Satu Untuk Semua

Wow, Toyota Calya Jadi Raja LCGC

LUBUKLINGGAU – Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau Low Cost Green Car (LCGC) menjadi salah satu segmen mobil yang cukup berkontribusi dari penjualan para produsen mobil di Indonesia. Hingga Agustus 2017, Toyota Calya jadi raja LCGC di Indonesia.


Saat ditemui Harian Silampari, Sabtu(24/9), Melta selaku Sales Counter Tunas Auto Graha (TAG) cabang Lubuklinggau membenarkan Toyota Calya jadi raja LCGC di Indonesia.


Menurut data dari pusat berdasarkan penjualan wholesales(dari pabrik ke daeler), Toyota berhasil menjual mobil Calya sebanyak 5,992 unit sepanjang Agustus 2017. Angka tersebut melampaui penjualan per Juli 2017 sebanyak 5.572 unit dari semua varian yang ditawarkan.


Termasuk di Kota Lubuklinggau. Yang mana, dalam satu bulannya bisa terjual 20 sampai 30 unit varian type mobil Calya baik dalam kota hingga keluar kota. “Alasan mereka harga terjangkau dan spek yang ditawarkan sangat mengagumkan di kelas mobil LCGC dengan tujuh penumpang,”ungkapnya.
Akuinya, dengan gaya sederhana, namun tak menghilangkan kesan mewah dan jika melihat pada tampilan depannya ada sedikit perbedaan dengan Toyota Agya.


Pada sektor wajahnya mengadopsi konsep keen look yakni lampu depan dirancang dengan sudut yang tajam dan hampir sama dengan Totoya Avanza. Pada bagian samping, hal cukup menonjolkan dari Toyota Calya ini bodynya yang terkesan lebih bongsor, terutama tampak pada body bagian belakangnya yang terkesan mendapatkan tambahan ruang.


Masih kata Melta, dapur pacu dari spesifikasi Toyota Calya yang merupakan pabrikan asal Negeri Bunga Sakura ini dengan mesin 3NR yang memiliki kapasitas hingga 1.197 cc dengan 4 silinder, mengusung teknologi Dual VVT-I mampu menghasilkan semburan tenaga 88 Ps setiap putaran 6.000 rpm serta mampu mencapai torsi maksimun 11 Kgm pada putaran 4.200 rpm.


Tentunya, untuk komsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), Toyota Calya dijamin irit seperti Agya.
“Jadi benar-benar Toyota Calya mobil pilihan keluarga. Hingga akhir tahun 2017 ‘Insah Allah’ di Lubuklinggau penjualan akan terus meningkat dan ditahun lalu saja kehabisan stock,”tutupnya. (HS-10)

Anda Mungkin Menyukai Ini Juga