Yud : PTPS Ujung Tombak Pengawasan

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>BIMTEK : </strong> Ketua Panwascam Timur II Ahmad Fatria Arsasi ketika memberikan sambutan di acara Bimtek bagi 89 PTPS di wilayah Lubuklinggau Timur II, Rabu (27/3).

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Bertempat di Hotel City Lubuklinggau, 89 Petugas pengawasan tempat pemungutan suara (PTPS) dalam wilayah kecamatan Lubuklinggau Timur II mengikuti bimbingan teknis (Bimtek), Rabu (27/3).

Bacaan Lainnya

Hadir diacara tersebut, Ketua Panwascam Lubuklinggau Timur II Ahmad Fatria Arsasi, Elva Handayani anggota panwascam divisi SDM dan Organisasi, Misbah Saputra anggota panwascam divisi pengawas dan hubungan antar lembaga, Kepala Sekretariat Panwascam Timur II Suriyati , Bendahara Leni Marlina dan seluruh PPL.

“Bimtek kita laksanakan satu hari, diikuti 89 PTPS,”kata Ahmad Fatria Arsasi yang karib disapa Yud ini.

Ada tiga materi yang diberikan panwascam kepada seluruh PTPS yakni tentang keorganisasian, penindakan dan hukum dan tentang pengawasan.
Yud menuturkan PTPS yang sudah dilantik dan diambil sumpah pada senin lalu, saat ini sudah menjadi sahabat bawaslu, oleh karenanya ia meminta bekerja secara profesional.

“PTPS adalah ujung tombak dalam melakukan pengawasan, kesuksesan pemilu 2019 tergantung dari keberhasilan kerja para PTPS,” ujarnya.

Masih kata Yud, daerah pemilihan (dapil) Lubuklinggau Timur dicap sebagian masyarakat sebagai dapil neraka, oleh karenanya PTPS di Kecamatan Lubuklinggau Timur II harus lebih siap dari yang lain.

“Yang menjadi tugas dari pengawas yakni mengawasi persiapan, pemungutan dan penghitungan hingga kotak suara diantar ke PPK,”terang Yud.

Dirinya menekankan kepada PTPS untuk tidak terlibat dalam politik atau netral, meskipun ada sanak saudara yang mencalonkan diri sebagai caleg.

“Kita tekankan PTPS mesti bekerja secara profesional, walaupun ada keluarga yang nyalon. Kalaupun ada ditemukan kecurangan tetap laksanakan tugas dan diproses,”tegasnya.

Yud juga berharap, PTPS nantinya dapat bekerja sesuai dengan tugas , sehingga tidak perlu membantu tugas dan kewenangan KPPS. Selain itu, PTPS jangan juga menjadi sumber masalah.

“Jangan juga mentang-mentang sebagai pengawas, harus meninggikan diri, intinya bertugas saja sesuai aturan dan prosedur,”pungkasnya.(HS-02)